Eks Dirut KBS Tersangka Korupsi Pakan: Tersangka Korupsi Pakan Satwa KBS Terungkap, Kerugian Capai Rp 10,2 Miliar Wahanaberita.com – Kasus korupsi di
Tersangka Korupsi Pakan Satwa KBS Terungkap, Kerugian Capai Rp 10,2 Miliar
Wahanaberita.com – Kasus korupsi di lingkungan Kebun Binatang Surabaya (KBS) kembali mencuat. Mantan Direktur Utama, Choirul Anwar, resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam dugaan penyalahgunaan anggaran yang berlangsung sejak tahun 2016 hingga 2024. Nilai kerugian yang ditimbulkan mencapai Rp 10,2 miliar.
Dampak penyelewengan tersebut terasa nyata bagi penghuni kebun binatang. Banyak satwa yang mengalami penurunan kondisi fisik, menjadi kurus, hingga nyaris sekarat karena perawatan yang tidak optimal.
Proses Penetapan Tersangka
Aspidsus Kejati Jatim I, Gede Punia, menyampaikan bahwa penetapan tersangka ini didasari oleh temuan bukti permulaan yang memadai. Tim penyidik mengidentifikasi adanya pengeluaran kas yang tidak sah pada periode 2023 sampai 2024. Pengeluaran tersebut juga mendapat persetujuan dari Direktur Keuangan saat itu.
Pada malam ini kami menetapkan satu orang tersangka atas nama inisial CA selaku Direktur Utama Perusahaan Daerah Taman Satwa Kebun Binatang Surabaya,
Ungkapan tersebut diucapkan Punia saat menggelar konferensi pers di gedung Kejati Jatim, Rabu (22/7/2026), sebagaimana dilansir detikJatim.
Modus Operandi Penyalahgunaan Anggaran
Selama masa jabatannya, tersangka memanfaatkan pos anggaran perusahaan dengan cara memerintahkan staf Departemen Accounting and Finance untuk mengeluarkan dana. Uang tersebut kemudian dialokasikan ke berbagai pengeluaran fiktif, kegiatan yang tidak sesuai tujuan, hingga kepentingan pribadi.
Untuk menutupi tindakannya, tersangka membuat laporan pertanggungjawaban (LPJ) yang seolah-olah menunjukkan penggunaan dana untuk operasional. Namun, kenyataannya berbeda.
Berdasarkan perhitungan sementara bersama Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Jatim, kerugian keuangan negara mencapai Rp 10.209.664.735,60 atau sekitar Rp 10,2 miliar. Dari jumlah tersebut, Rp 7,4 miliar diduga kuat mengalir langsung untuk keperluan pribadi CA.
Dampak Terhadap Satwa dan Fasilitas
Punia menekankan bahwa penyelewengan dana tidak hanya merugikan negara, tetapi juga menurunkan kualitas perawatan satwa di KBS.
Anggaran operasional yang semestinya digunakan untuk perawatan dan pakan satwa tidak disalurkan semestinya. Akibatnya, fasilitas menjadi tidak terawat, rusak, kotor, serta satwa menjadi kurang sehat, kurus, bahkan cenderung mati. Salah satu modusnya adalah manipulasi anggaran pakan binatang,
Penyimpangan anggaran pakan binatang menjadi salah satu faktor utama yang menyebabkan kondisi satwa memburuk. Tanpa pakan yang cukup dan tepat, banyak hewan di kebun binatang tersebut mengalami penurunan kesehatan yang signifikan.
Related SEO Topics
- Home
- Artikel terkait Eks Dirut KBS Tersangka Korupsi Pakan
- Sempat Sebut Tak Ada Gas di Lokasi Ledakan Rumah Mewah Medan, Ini Penjelasan PGN
- Wali Kota New York Akui Tak Bisa Tangkap Netanyahu
- Sudaryono Doakan Nanik S Deyang Cepat Sembuh: Masukan Pasti Kami Dengar
- Iran Kirim Rudal ke Kuwait dan Bahrain, Bunyi Sirene Meraung-raung
Frequently Asked Questions
Apa itu Eks Dirut KBS Tersangka Korupsi Pakan?
Eks Dirut KBS Tersangka Korupsi Pakan adalah topik utama yang dibahas di artikel ini dengan konteks praktis agar pembaca memahami informasinya dengan jelas.
Mengapa Eks Dirut KBS Tersangka Korupsi Pakan penting?
Eks Dirut KBS Tersangka Korupsi Pakan penting karena membantu pembaca membandingkan pilihan, menghindari kesalahan umum, dan mengambil keputusan yang lebih tepat.
Bagaimana cara memakai panduan Eks Dirut KBS Tersangka Korupsi Pakan ini?
Gunakan poin utama, contoh, dan tautan terkait di halaman ini sebagai rujukan awal, lalu cek detail terbaru sebelum mengambil keputusan final.

