Internasional

Topan Bavi Mulai Terjang China – Jutaan Orang Mengungsi-Penerbangan Dibatalkan

Badai Bavi Menyebabkan Evakuasi Massal di Tiongkok Topan Bavi Mulai Terjang China - Minggu (12/6/2026), Kantor Berita Xinhua melaporkan bahwa Topan Bavi telah

Desk Internasional
Published Juli 12, 2026
Reading time 2 minutes
Conversation No comments

Badai Bavi Menyebabkan Evakuasi Massal di Tiongkok

Topan Bavi Mulai Terjang China – Minggu (12/6/2026), Kantor Berita Xinhua melaporkan bahwa Topan Bavi telah menyentuh daratan Tiongkok bagian timur. Badai ini membawa angin kencang dengan kecepatan mencapai 144 kilometer per jam, memaksa ribuan penduduk berlindung di tempat yang lebih aman.

Laporan Resmi Mengenai Kecelakaan dan Kerusakan

Menurut observatorium meteorologi, Bavi bergerak ke arah barat laut sambil melemah. Sebelum mencapai Tiongkok, badai tersebut telah menerjang wilayah utara Taiwan dan pulau-pulau kecil di barat daya Jepang. Kerusakan yang terjadi mencakup pohon tumbang serta kehilangan listrik di puluhan ribu rumah.

Badai ini juga menimbulkan krisis di wilayah selatan dan tengah Tiongkok. Sementara itu, paling sedikit 39 korban tewas, beberapa sungai meluap, dan satu bendungan waduk dihancurkan. Hingga Sabtu pagi, otoritas setempat berhasil mengevakuasi 1,72 juta orang.

“Mobilisasi proaktif dan menyeluruh ini dilakukan tanpa menghemat tenaga maupun biaya, sepenuhnya untuk mengantisipasi skenario terburuk,” kata pemerintah kota Wenzhou dalam sebuah pernyataan.

Dalam tayangan CCTV, warga menggunakan balok kayu untuk memperkuat penutup besi toko mereka dan menempelkan selotip pada jendela. Bavi diperkirakan akan menyebabkan hujan lebat di timur Zhejiang serta wilayah Fujian timur laut.

Kondisi Darurat di Wilayah Utara

Di Beijing, hujan deras memicu evakuasi lebih dari 100.000 orang dari rumah mereka. Pemerintah mengatakan bahwa debit air dari Waduk Miyun telah ditingkatkan untuk mengatasi potensi banjir.

Berdasarkan laporan media resmi, lebih dari 130.000 orang mengungsi dari Fujian. Sementara itu, sekitar 34.000 warga dari kawasan pesisir dan area berisiko tinggi di Shanghai juga dievakuasi.

Sebagai langkah pencegahan, kegiatan belajar-mengajar, perkantoran, transportasi, dan aktivitas luar ruangan di provinsi terkena dibatalkan. Jumlah penerbangan yang ditunda mencapai lebih dari 400, sementara jadwal kereta api terganggu oleh puluhan kejadian.

Leave a Comment