Berita

Latest Program: Cucu Usaha Pegadaian Tambah Armada Ride Hailing untuk Mitra Driver

Program Terbaru: Pegadaian Tambah Armada Ride Hailing untuk Mitra Driver Latest Program - Sebagai bagian dari program terbaru mereka, Pegadaian melalui PT

Desk Berita
Published Juli 11, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments

Program Terbaru: Pegadaian Tambah Armada Ride Hailing untuk Mitra Driver

Latest Program – Sebagai bagian dari program terbaru mereka, Pegadaian melalui PT Pesonna Optima Jasa (POJ) meluncurkan kolaborasi strategis dengan PT Trans Optima Perkasa (TOP) untuk meningkatkan akses mitra driver ride-hailing dalam memperoleh kendaraan. Program ini bertujuan memastikan ketersediaan armada mobil yang siap digunakan, terutama bagi pengemudi Gojek, dengan pengiriman awal 250 unit mobil ke berbagai kota di Indonesia. Dengan memperluas jaringan armada, Pegadaian ingin memberikan dukungan ekonomi yang lebih kuat dan meningkatkan mobilitas para mitra.

Komitmen Terhadap Ekonomi dan Lingkungan

Kemitraan ini mencakup dua aspek penting: ketersediaan kendaraan bermotor yang terjangkau dan komitmen terhadap pengurangan polusi udara. Dari total 250 unit mobil yang diserahkan, 200 unit menggunakan bahan bakar bensin, sementara 50 unit lainnya adalah mobil listrik (EV) yang ramah lingkungan. Dengan menambah armada EV, Pegadaian menunjukkan upaya untuk menciptakan ekosistem transportasi yang berkelanjutan, sejalan dengan tujuan perusahaan dalam mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan.

“Program ini adalah bagian dari inisiatif Latest Program Pegadaian untuk mendorong kemandirian mitra driver dalam mengelola usaha mereka. Dengan menyediakan armada mobil yang terjangkau, kami memastikan mereka tidak terkendala oleh modal awal. Selain itu, mobil listrik membantu memperkecil emisi karbon sektor transportasi,” tutur Ferry Hariawan, Direktur PT POJ, dalam siaran pers, Sabtu (11/7/2026).

Respons terhadap Kebutuhan Pekerja Mandiri

Program ini menggambarkan respons cepat Pegadaian terhadap tantangan yang dihadapi para driver. Dalam era digital, kebutuhan akan kendaraan yang nyaman dan efisien meningkat pesat, terutama di kota-kota besar seperti Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek). Kehadiran armada yang siap pakai memastikan mitra driver dapat langsung beroperasi tanpa perlu menghabiskan waktu dan biaya untuk membeli kendaraan dari awal.

“Kami berharap program ini menjadi solusi praktis bagi para driver yang ingin memperluas usaha mereka. Dengan armada yang terjangkau, mereka bisa fokus pada pelayanan, sementara kami mengelola segala aspek logistik,” kata Agung Beratha, Direktur TOP, dalam wawancara terpisah.

Direktur TOP menjelaskan bahwa pertumbuhan layanan penyewaan kendaraan bagi driver mandiri sudah terbukti. Dalam dua tahun terakhir, TOP melayani lebih dari 1.400 mitra driver, menunjukkan kebutuhan akan solusi transportasi fleksibel yang dapat diakses secara mudah. Dengan penambahan armada dari POJ, jumlah kendaraan aktif TOP kini mencapai 1.650 unit, memperkuat kapasitas operasional di berbagai wilayah.

Mobil Listrik: Trend yang Semakin Populer

Peningkatan permintaan mobil listrik menjadi salah satu indikator keberhasilan program ini. Dari total 250 unit yang diserahkan, 80 persen pesanan berasal dari mitra driver yang tertarik pada kendaraan ramah lingkungan. Tahun ini, TOP menargetkan pengoperasian minimal 500 unit mobil listrik di berbagai jalur, menunjukkan tren beralih ke kendaraan elektrik yang semakin pesat di kalangan pekerja transportasi.

“Mobil EV menjadi pilihan utama mitra driver karena kepraktisan dan biaya operasional yang lebih rendah. Selain itu, program ini juga mengajak masyarakat untuk lebih sadar akan keberlanjutan lingkungan,” tambah Agung Beratha, menyoroti pergeseran preferensi mitra terhadap kendaraan listrik.

Kehadiran armada EV diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil, yang merupakan penyumbang utama emisi karbon di sektor transportasi. Dengan menjalankan program ini, Pegadaian dan TOP berupaya menciptakan solusi yang ramah lingkungan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif.

Langkah Masa Depan untuk Perluasan Jangkauan

Pegadaian dan TOP juga berencana mengembangkan program ini ke lebih banyak kota di Indonesia. Mereka sedang mempersiapkan strategi untuk memperluas jaringan armada mobil roda empat ke kota-kota tier dua, seperti Surabaya dan Medan. Langkah ini bertujuan memastikan aksesibilitas armada yang merata, sehingga driver dari berbagai wilayah dapat menikmati manfaat serupa.

“Kami memperkirakan bahwa kebutuhan akan kendaraan bermotor di sektor transportasi digital akan terus meningkat. Dengan menambah armada secara bertahap, kami ingin menyediakan solusi yang sesuai dengan kebutuhan mitra di seluruh Indonesia,” jelas Ferry Hariawan, yang menyoroti keberlanjutan program tersebut.

Perusahaan-perusahaan ini juga berencana mengintegrasikan layanan penyewaan sepeda motor listrik ke dalam ekosistem kemitraan mereka. Dengan menambahkan opsi transportasi ringan seperti sepeda motor EV, program ini dapat mencakup lebih banyak kalangan, terutama para kurir logistik dan driver yang membutuhkan mobilitas cepat dalam area perkotaan.

Potensi Kontribusi terhadap Ekonomi Digital

Dalam upaya memperkuat ekonomi digital, program ini menjadi contoh kolaborasi antara badan keuangan dan layanan transportasi. Dengan menyediakan armada yang terjangkau, Pegadaian membantu mengurangi hambatan masuk bagi driver, yang sebelumnya sering kali menghadapi kesulitan akses modal. Tahun ini, jumlah armada yang ditambahkan diharapkan dapat meningkatkan jumlah mitra yang aktif dan mengakselerasi pertumbuhan industri ride-hailing.

“Latest Program ini bukan hanya sekadar peningkatan jumlah kendaraan, tetapi juga berkontribusi pada penguatan ekonomi lokal. Driver yang memiliki armada sendiri bisa mengoptimalkan pendapatan mereka, sekaligus mendorong pertumbuhan UMKM di bidang transportasi,” tambah Ferry Hariawan, menjelaskan visi jangka panjang dari program tersebut.

Leave a Comment