Berita

Latest Program: Zulhas Sebut Sampah Bisa Jadi Rebutan Saat Insinerator Jakarta Beroperasi

Zulhas Prediksi Sampah Jadi Sumber Daya Saat Insinerator DKI Beroperasi Latest Program - Zulhas menyampaikan pandangannya dalam acara Pencanangan Ulang Tahun

Desk Berita
Published Mei 10, 2026
Reading time 2 minutes
Conversation No comments

Zulhas Prediksi Sampah Jadi Sumber Daya Saat Insinerator DKI Beroperasi

Latest Program – Zulhas menyampaikan pandangannya dalam acara Pencanangan Ulang Tahun ke-499 Jakarta, yang diadakan bersamaan dengan Gerakan Pilah Sampah Jaga Jakarta Bersih di area Pedestrian Jalan HR Rasuna Said, depan Plaza Festival, Jakarta (10 Mei). Ia menyoroti potensi perubahan status sampah menjadi sumber energi listrik.

“Sampah yang selama ini dianggap sebagai musuh bisa diubah menjadi energi listrik melalui insinerator. Saya sudah berdiskusi dengan Pak Gubernur, dan sampah akan menjadi barang yang dicari setelah insinerator beroperasi pada 2027-2028. Karena sampah akan masuk ke insinerator dan diolah menjadi listrik,” ujar Zulhas dalam sambutan di acara ‘Pencanangan HUT ke-499 DKI’, Minggu (10/5/2026).

Mengapresiasi Gerakan Pemilahan Sampah

Zulhas memberikan penghargaan terhadap inisiatif gerakan pilah sampah yang diawali oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. Menurutnya, pemilahan sampah adalah solusi utama untuk mengatasi krisis sampah perkotaan.

“Saya sangat senang dengan inisiatif ini, karena pilah sampah dipelopori oleh Gubernur Jakarta. Itu adalah masalah utama kita,” kata Zulhas.

Zulhas menegaskan bahwa pengelolaan sampah harus dimulai dari sumber terjadinya, khususnya di lingkungan rumah tangga. Ia juga mengingatkan bahwa setiap sektor perlu bertanggung jawab dalam mengelola sampahnya sendiri.

Ia menambahkan bahwa hingga 2029, sampah dari kantor tidak boleh dibuang begitu saja, dan wajib diselesaikan di sumber asalnya. Restoran, toko, dan mal juga diharapkan menangani sampahnya secara mandiri. Namun, tugas utama masyarakat adalah melakukan pemilahan sampah.

Kegiatan dan Kolaborasi

Pemprov DKI Jakarta mengadakan kegiatan Pencanangan Ulang Tahun ke-499 Kota Jakarta menuju lima abad. Acara berlangsung di Pedestrian Jalan HR Rasuna Said, depan Plaza Festival, pada 9-10 Mei 2026.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh berbagai pihak seperti Pemprov DKI, pemerintah pusat, duta besar, komunitas, pelaku usaha, dan masyarakat umum. Hal ini menjadi bentuk kerja sama menciptakan Jakarta yang lebih bersih dan berkelanjutan.

Pramono Anung sebelumnya menyebutkan bahwa Pemprov DKI Jakarta akan meluncurkan program pemilahan sampah secara resmi pada 10 Mei 2026. Warga diminta memilah sampah ke dalam empat kategori, yaitu organik, anorganik, B3, dan residu. Ia menjelaskan bahwa sekitar 50 persen sampah Jakarta sebenarnya termasuk sampah organik.

Leave a Comment