Sekilas Peserta Pemilu 2024

Wahana Berita – Pemilu adalah ajang ‘pesta rakyat’ lima tahun sekali, pesta dimana seluruh lapisan masyarakat Indonesia yang telah berusia 17 tahun ke atas memiliki hak untuk memilih wakil rakyatnya sesuai dengan dapil mereka. Berikut adalah sekilas ulasan terkait peserta pemilu 2024. 

Pemilu sendiri memiliki lima jenis; pemilu anggota DPR, pemilu perseorangan anggota DPD, pemilu presiden dan wakil presiden, pemilu anggota DPRD Provinsi dan pemilu anggota DPRD Kabupaten/Kota. menjadi menarik pada tahun 2024 ialah keseluruhan jenis pemilu tersebut akan diselenggarakan secara serentak dalam satu hari, tepat pada hari valentine atau hari kasih sayang, yakni 14 Februari 2024.

Pada ajang kontestasi politik 2024 tersebut, setidaknya terdapat 17 partai politik yang telah lolos tahapan verifikasi faktual oleh KPU. Mereka ialah

  1. Partai Amanat Nasional
  2. Partai Bulan Bintang (PBB)
  3. Partai Buruh
  4. Partai Garda Perubahan Indonesia (Garuda)
  5. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP)
  6. Partai Demokrat
  7. Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Gelora)
  8. Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra)
  9. Partai Golongan Karya
  10. Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura)
  11. Partai Keadilan Sejahtera (PKS)
  12. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)
  13. Partai Kebangkitan Nusantara (PKN)
  14. Partai Nasional Demokrasi (NasDem)
  15. Partai Persatuan Indonesia (Perindo)
  16. Partai Persatuan Pembangunan (PPP)
  17. Partai Solidaritas Indonesia

Jumlah partai yang siap beradu suara pada 2024 justru sedikit lebih banyak jika dibandingkan pada pemilu 2019 yang saat itu terdapat 16 partai politik menjadi peserta. Terdapat dua partai yang menjadi peserta di tahun 2019 namun tidak lolos verifikasi KPU yakni PKPI yang diketuai oleh Mayor Jenderal TNI Mar (Purn.) Dr. H. Yussuf Solichien M., Grad. Dipl.SS., M.B.A., M.Si., Ph.D. dan partai yang berlogo beringin yakni Partai Berkarya

Tidak lolosnya PKPI & Berkarya

Berkarya dan PKPI bukannya tidak mengajukan diri untuk menjadi peserta pemilu, namun mereka gagal saat tahap verifikasi KPU. Berkarya misalnya, pada bulan Agustus tahun 2022 ia dinyatakan tidak lolos oleh KPU pada tahap verifikasi administrasi. Meski telah mengajukan sengketa kepada Banwaslu,Namun usaha tersebut tidak ubahnya mengubah status partai berkarya menjadi partai yang lolos pemilu 2024. Nasib yang sama pun dirasakan oleh PKPI, ia tidak lolos tahap verifikasi administrasi lalu turut mengajukan sidang sengketa kepada Banwaslu. Nasib tidak mengenakkan juga dirasakan oleh 14 partai lainnya, mereka dinyatakan gugur karena tidak lengkap dokumen saat proses verifikasi.

Pemilu Perdana bagi 3 Partai

Nampaknya dewi fortuna sedang berpihak pada Partai Buruh, Partai Gelora, dan Partai Kebangkitan Nusantara. Bagaimana tidak, pemilu 2024 nantinya akan menjadi ajang perdana bagi ketiga partai tersebut untuk berebut kursi di Senayan. Di antara ketiga partai tersebut, ternyata PKN & Partai Buruh lah yang memiliki elektabilitas tertinggi dengan 0.3% menurut survei yang diadakan oleh Poltracking Indonesia pada April 2023 lalu. Sedangkan Partai Gelora hanya 0.1%.

Patut dinantikan bagaimana kiprah ketiga partai tersebut dalam Pemilu 2024. Apakah mampu bernasib beruntung seperti Gerindra yang mampu memperoleh 4.46% suara dan memantapkan diri dengan 26 kursi DPR pada pemilu perdananya. Atau justru akan bernasib kurang beruntung seperti Partai Garuda yang hanya mampu memperoleh 0.05% pada pemilu perdananya di tahun 2019