PT Astra Honda Motor Digugat Trek Bicycle Corporation Terkait Merek Marlin

Wahana BeritaIndustri otomotif Indonesia kembali menjadi sorotan setelah PT Astra Honda Motor (AHM) digugat oleh produsen sepeda asal Amerika Serikat, Trek Bicycle Corporation, terkait penggunaan merek Marlin.

Gugatan ini menjadi perhatian banyak pihak karena menyangkut hak kekayaan intelektual dan perlindungan merek.

Berdasarkan informasi dari Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Trek Bicycle Corporation menyatakan bahwa Astra Honda Motor tidak menggunakan merek Marlin yang telah terdaftar selama tiga tahun berturut-turut dalam perdagangan barang.

Merek Marlin dengan nomor IDM000168136 telah didaftarkan oleh Astra Honda Motor pada 8 Juli 2008 dan termasuk dalam kode kelas 12, yang mencakup peralatan kendaraan, suku cadang, hingga aksesoris.

Perlindungan merek Marlin berlaku dari tanggal 23 November 2006 hingga 23 November 2026, namun Trek Bicycle mengklaim bahwa Astra Honda Motor tidak menggunakan merek ini secara konsisten selama tiga tahun terakhir.

Gugatan Trek Bicycle mengajukan permintaan penghapusan pendaftaran merek Marlin dari daftar umum merek dan meminta agar Direktorat Merek dan Indikasi Geografis, Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (KI) pada Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) mencatatkan penghapusan tersebut dan mengumumkannya dalam Berita Resmi Merek.

Namun, perlu dicatat bahwa Pasal 74 ayat 1 UU Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis mengatur bahwa penghapusan merek terdaftar dapat diajukan dalam bentuk gugatan ke Pengadilan Niaga jika merek tersebut tidak digunakan selama tiga tahun berturut-turut dalam perdagangan sejak tanggal pendaftaran atau pemakaian terakhir.

Meskipun demikian, ayat 2 dari pasal tersebut menetapkan bahwa alasan tidak digunakannya merek tidak berlaku jika terdapat larangan impor, larangan izin peredaran menggunakan merek bersangkutan, atau keputusan pihak berwenang yang bersifat sementara, atau larangan serupa yang ditetapkan dengan Peraturan Pemerintah.

Gugatan ini tentunya menjadi isu menarik di industri otomotif dan kekayaan intelektual. Kedua belah pihak akan menghadapi proses hukum yang berjalan dan akan menarik untuk melihat bagaimana penyelesaian masalah ini akan berdampak pada perlindungan merek di masa depan. Bagi Astra Honda Motor, penanganan gugatan ini akan menjadi ujian untuk menjaga dan mempertahankan hak kekayaan intelektual merek Marlin yang telah mereka daftarkan.

Sumber : bisnis.com