Komjen Herry Heryawan Pamit ke Komunitas Lari Riau, Titip Semangat Green Policing
Komjen Herry Heryawan Titipkan Green Policing kepada Komunitas Lari Riau
Wahanaberita.com – Komunitas lari di Pekanbaru menjadi ruang silaturahmi bagi Kepala Badan Pemelihara Keamanan Polri, Komjen Pol Herry Heryawan, yang berpamitan setelah menuntaskan tugasnya sebagai Kapolda Riau. Dalam pertemuan itu, ia mengajak para pelari untuk terus membawa semangat Green Policing melalui kegiatan nyata bagi lingkungan dan masyarakat.
Acara tersebut dihadiri jajaran pejabat utama Polda Riau, para kapolres dan kapolresta, Green Policing Runners, serta mitra kepolisian. Suasana pertemuan tidak hanya diwarnai aktivitas olahraga, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat kepedulian terhadap alam, kebersamaan, dan pelayanan sosial.
Komjen Herry menyampaikan apresiasinya atas dukungan yang diberikan komunitas dan masyarakat Riau selama ia menjalankan amanah sebagai Kapolda. Baginya, hubungan yang terbentuk melalui lari bersama memiliki arti lebih besar daripada sekadar menjaga kondisi fisik.
Nilai Melayu dan kepedulian terhadap alam
Dalam sambutannya di Pekanbaru, Sabtu, 10 Oktober 2026, jenderal bintang tiga itu mengenang pelajaran hidup yang diperolehnya selama berada di Riau. Ia menilai nilai-nilai Melayu mengajarkan pentingnya menjaga martabat, bersikap baik, dan merawat lingkungan hidup.
“Di Tanah Melayu ini, saya mendapatkan banyak tunjuk ajar, pengalaman, dan nilai-nilai kehidupan yang sangat berarti. Melayu bukan sekadar identitas atau kebanggaan, melainkan tuntunan hati nurani untuk senantiasa berbuat baik, menjaga marwah, serta merawat alam dan satwa,” ujar Komjen Herry.
Pesan tersebut sejalan dengan gagasan Green Policing yang selama ini didorong sebagai pendekatan kepolisian yang memberi perhatian pada kelestarian lingkungan. Dalam konteks Riau, kepedulian itu memiliki arti penting karena perlindungan ekosistem tidak dapat dipisahkan dari kehidupan warga sehari-hari.
Komunitas olahraga dapat menjadi bagian dari gerakan tersebut melalui kebiasaan sederhana namun berkelanjutan. Aktivitas di ruang terbuka dapat menjadi pengingat bahwa kebugaran manusia berkaitan erat dengan udara yang bersih, kawasan hijau yang terawat, serta lingkungan yang aman dan nyaman untuk digunakan bersama.
Melanjutkan penanaman pohon dan pencegahan karhutla
Menjelang perpindahan tugasnya, Herry Heryawan menitipkan keberlanjutan penanaman pohon dan pencegahan kebakaran hutan dan lahan. Ia berharap perhatian terhadap ekosistem, khususnya kondisi kebasahan lahan gambut, terus diperkuat agar Riau dapat terhindar dari ancaman kabut asap pada masa depan.
Pencegahan kebakaran tidak berhenti pada saat api muncul. Upaya menjaga lahan tetap basah, meningkatkan kepedulian warga, dan mempertahankan vegetasi merupakan bagian dari langkah yang dapat membantu mengurangi risiko. Karena itu, ajakan untuk menanam pohon juga diposisikan sebagai investasi jangka panjang bagi generasi berikutnya.
“Hidup adalah perjalanan. Melalui komunitas lari, kita tidak hanya membangun kebugaran, tetapi juga membangun kepedulian sosial. Menanam pohon hari ini adalah menanam harapan agar sepuluh atau dua puluh tahun mendatang anak cucu kita tetap menikmati udara bersih,” jelas Komjen Herry.
Pesan itu menempatkan olahraga sebagai sarana membangun hubungan sosial. Komunitas lari, dengan kegiatan yang rutin dan melibatkan banyak kalangan, dapat menjadi wadah untuk mengajak anggota serta masyarakat sekitar menjaga kebersihan, menghormati ruang publik, dan memelihara kepedulian pada alam.
Gagasan ruang publik hijau di Pekanbaru
Herry juga mengusulkan pengembangan kawasan Danau Buatan Pekanbaru sebagai ruang publik yang mengusung semangat Green Policing. Salah satu gagasan yang disampaikan ialah pelaksanaan trail run lintas komunitas di kawasan tersebut.
Ajang seperti itu dapat memadukan olahraga dengan kampanye pelestarian lingkungan. Selain mendorong gaya hidup aktif, kegiatan lintas komunitas berpotensi memperluas kesadaran bahwa ruang terbuka perlu dijaga bersama agar tetap dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.
Ruang publik yang terawat memberi manfaat bagi banyak pihak. Warga dapat berolahraga, berkumpul, dan menikmati lingkungan terbuka, sementara komunitas dapat menggunakannya sebagai tempat membangun interaksi positif. Pada saat yang sama, keterlibatan masyarakat dalam menjaga kawasan tersebut dapat menumbuhkan rasa memiliki terhadap lingkungan kota.
Pesan kerendahan hati dalam tugas baru
Di akhir pertemuan, mantan Kapolda Riau itu memohon doa agar dapat menjalankan tugas barunya dengan baik. Ia juga menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat Riau atas kekurangan yang mungkin terjadi selama masa pengabdiannya.
“Seorang anggota Polri tidak boleh bersikap sombong atas jabatannya. Kita harus rendah hati dan senantiasa hadir melayani masyarakat. Walaupun saya melangkah ke tempat tugas yang baru, saya berharap semangat kebaikan, silaturahmi, dan Green Policing di Bumi Lancang Kuning ini terus berlanjut,” tutupnya.
Pamitan tersebut sekaligus menjadi ajakan bagi komunitas lari dan seluruh elemen masyarakat untuk menjaga gerakan yang telah dibangun. Semangat Green Policing diharapkan tidak bergantung pada satu jabatan atau satu periode tugas, melainkan terus hidup dalam kegiatan sehari-hari yang menempatkan manusia, lingkungan, dan masa depan sebagai kepentingan bersama.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Komjen Herry Heryawan Pamit ke Komunitas?Komjen Herry Heryawan Pamit ke Komunitas is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Komjen Herry Heryawan Pamit ke Komunitas matter?Komjen Herry Heryawan Pamit ke Komunitas matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.