Kapolda Riau Laporkan Ekspedisi Merah Putih ke Prabowo, Sasar Wilayah 3T
Kapolda Riau Laporkan Ekspedisi Merah Putih ke Prabowo: Sasaran Wilayah 3T dan Pembangunan Jembatan
Wahanaberita.com – Irjen Pol Herry Heryawan, Kapolda Riau, secara resmi menyampaikan laporan pelaksanaan Ekspedisi Merah Putih Presisi kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Program strategis nasional ini dirancang khusus untuk menjangkau masyarakat di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) serta kawasan pesisir di Provinsi Riau dalam rangka menyambut peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia.
Pengungkapan tersebut dilakukan Irjen Herry Heryawan pada acara Peresmian 3.395 Jembatan TNI Polri yang dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Lebak, Banten, pada Kamis (13/8/2026). Kapolda Riau mengikuti upacara tersebut secara virtual melalui Zoom Meeting dari lokasi Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Gobah, Kabupaten Kampar, Riau.
Misi Ekspedisi dan Pembangunan Infrastruktur
Dalam kesempatan itu, Kapolda menjelaskan bahwa Ekspedisi Merah Putih Presisi merupakan tindak lanjut arahan Kapolri untuk menyapa dan melayani masyarakat yang berada di wilayah terisolir. Program ini tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga membawa misi penting dalam pelestarian lingkungan hidup, khususnya di wilayah pesisir Bumi Lancang Kuning yang rentan terhadap abrasi.
"Menjelang Hari Ulang Tahun ke-81, kami membuat program Ekspedisi Merah Putih Presisi sebagai tindak lanjut arahan Bapak Kapolri untuk mendatangi masyarakat pada wilayah terluar dan terdepan yang masih memiliki keterbatasan akses di Provinsi Riau," kata Irjen Herry.
Kapolda Riau juga melaporkan kepada Presiden mengenai pembangunan 110 jembatan dan pelaksanaan Ekspedisi Merah Putih di wilayah 3T. Selain fokus pada pembukaan aksesibilitas warga di daerah 3T, Kapolda memaparkan bahwa ekspedisi ini membawa misi penting dalam pelestarian lingkungan hidup, khususnya di wilayah pesisir Bumi Lancang Kuning yang rentan terhadap abrasi.
"Dalam kegiatan tersebut, kami juga melaksanakan penanaman dan restorasi mangrove sebagai upaya memperkuat benteng alami wilayah pesisir yang terdampak abrasi," jelasnya.
Kapolda turut menyampaikan kepada Presiden bahwa ekspedisi tersebut juga membawa misi pelestarian lingkungan melalui penanaman dan restorasi mangrove di kawasan pesisir. Selain program ekspedisi, Polda Riau mencatatkan capaian signifikan dalam pembangunan infrastruktur dasar. Sebanyak 110 Jembatan Merah Putih Presisi telah berhasil dibangun melalui kolaborasi erat antara jajaran Polda Riau dan masyarakat setempat, menjadikan Polda Riau sebagai jajaran kepolisian daerah terbesar ketiga secara nasional dalam pembangunan jembatan presisi.
Momen Hangat: Pantun dari Pelajar Muda
Momen hangat turut mewarnai laporan tersebut saat Kapolda memperkenalkan Raisa Adelia (13), seorang pelajar MTs asal Desa Gobah. Di hadapan Presiden, Raisa menyampaikan rasa terima kasihnya melalui pantun dan menceritakan bagaimana jembatan baru tersebut kini mempermudah langkahnya menuju sekolah tanpa lagi dibayangi rasa takut akibat jembatan yang dulunya rusak parah.
Apresiasi Presiden untuk Kapolri
Dalam peresmian tersebut, Presiden memberikan apresiasi kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan seluruh jajaran Polri yang telah bahu-membahu membangun jembatan hingga ke desa dan wilayah terpencil. Secara nasional, Polri telah membangun dan merenovasi 895 Jembatan Merah Putih Presisi. Bagi Prabowo, apa yang dilakukan jajaran kepolisian merupakan bentuk pengabdian sekaligus kehadiran negara yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
"Saya juga yakin Jenderal Polisi Listyo mencapai puncak tertinggi di kepolisian, itu pantas karena prestasi, pengabdian, dan kemampuannya. Hari ini bagi saya, hari ini saya gunakan kesempatan ini sekali lagi menyampaikan rasa bangga saya," kata Prabowo secara daring dari Istana Negara.
Presiden juga menyampaikan terima kasih kepada Kapolri, baik dalam kapasitasnya sebagai Presiden Republik Indonesia maupun secara pribadi. Ia menilai jajaran kepolisian telah bekerja hingga ke daerah yang tidak mudah dijangkau untuk menjawab kebutuhan mendasar masyarakat.
"Saudara telah menangkap apa arti menjadi pemimpin. Saudara telah menangkap bagaimana bahagianya kalau kita bisa berbuat yang berarti untuk rakyat kita. Apalagi rakyat kita yang paling terpencil, apalagi rakyat pesisir yang selama ini terabaikan," tambah Presiden.
FAQ: Informasi Penting Ekspedisi Merah Putih Riau
Apa itu Ekspedisi Merah Putih Presisi? Ekspedisi Merah Putih Presisi adalah program strategis Polri yang bertujuan menjangkau masyarakat di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, terluar) melalui pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik.
Berapa jumlah jembatan yang dibangun Polda Riau? Polda Riau berhasil membangun 110 Jembatan Merah Putih Presisi melalui kolaborasi dengan masyarakat setempat.
Apakah ada kegiatan lingkungan dalam ekspedisi ini? Ya, selain pembangunan jembatan, Kapolda Riau melaporkan kegiatan penanaman dan restorasi mangrove di wilayah pesisir Riau untuk memperkuat benteng alami terhadap abrasi.
Di mana Kapolda Riau menyampaikan laporannya? Kapolda Riau menyampaikan laporan secara virtual melalui Zoom Meeting dari lokasi Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Gobah, Kabupaten Kampar, Riau, saat acara peresmian di Lebak, Banten.
Berapa total jembatan yang dibangun Polri secara nasional? Secara nasional, Polri telah membangun dan merenovasi 895 Jembatan Merah Putih Presisi hingga ke desa-desa dan wilayah terpencil.