Kapal ‘JALUR’ Polda Riau Tiba di Meranti, Bawa Bantuan untuk Nelayan-Lansia
Kapal JALUR Polda Riau Tiba di Meranti, Bawa Bantuan untuk Nelayan-Lansia
Wahanaberita.com – Menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81, Ditpolairud Polda Riau melakukan kunjungan ke Desa Banglas Barat yang terletak di Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti. Kehadiran kepolisian ini merupakan wujud nyata aksi kemanusiaan yang dilakukan di tengah-tengah warga pulau terluar. Detik.com melaporkan bahwa kegiatan ini menjadi momen penting dalam mempererat hubungan antara aparat penegak hukum dengan masyarakat pesisir.
Kegiatan sosial tersebut merupakan bagian integral dari gerakan Ekspedisi Merah Putih Polda Riau. Inisiatif ini dijalankan melalui program unggulan Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, yang dikenal dengan nama JALUR atau Jelajah Riau Untuk Rakyat. Rombongan tiba pada Jumat sore, tanggal 14 Agustus 2026. Kapal JALUR Polda Riau Tiba dengan membawa misi mulia untuk memberikan bantuan langsung kepada warga yang membutuhkan.
Untuk mencapai lokasi, para personel yang dipimpin oleh Aipda Zeki Afrijoni harus melewati gelombang perairan Meranti. Mereka menggunakan dua armada Kapal Patroli, yaitu KP IV-1002 dan KP IV-1008. Perjalanan ini dilakukan dengan tujuan memastikan bahwa kehangatan dan kepedulian negara benar-benar sampai kepada masyarakat di wilayah garis pantai terluar Nusantara. Baca juga: Melindungi Tuah Marwah
Sambutan Hangat Warga dan Penyerahan Bantuan
Kedatangan jajaran Kepolisian Air dan Udara disambut dengan antusias oleh warga setempat di Balai Desa Banglas Barat. Turut hadir menyambut rombongan adalah Kepala Desa Banglas Barat, Asnawi Nazar, serta tokoh agama terkemuka, Ustadz Nahar. Suasana kekeluargaan terasa kental saat para nelayan lansia menyambut langsung kehadiran Kapal JALUR Polda Riau Tiba di pelabuhan desa.
Dalam aksi sosial ini, Ditpolairud Polda Riau tidak hanya melakukan kunjungan silaturahmi secara formal. Petugas membawa berbagai bantuan konkret yang dirancang untuk membantu memenuhi kebutuhan jangka pendek maupun keberlanjutan hidup warga pesisir. Di antaranya, sebanyak 50 paket beras disalurkan langsung kepada keluarga nelayan dan warga kurang mampu untuk menopang ketahanan pangan rumah tangga pesisir.
Bendera Merah Putih juga dibagikan untuk dipasang di setiap pekarangan rumah warga serta armada perahu nelayan. Hal ini bertujuan untuk memupuk jiwa nasionalisme sekaligus memeriahkan HUT ke-81 RI di batas perairan negara. Selain itu, dalam rangka mendukung program Green Policing, personel Polairud Polda Riau menyerahkan bibit pohon kepada warga. Program ini menunjukkan komitmen kepolisian dalam menjaga lingkungan hidup.
Jembatan Pengayoman antara Polisi dan Masyarakat
Dalam kesempatan terpisah, Dirpolairud Polda Riau, Kombes Pol Apri Fajar Hermanto, menegaskan bahwa Program JALUR diciptakan bukan sekadar formalitas seremonial. Program ini merupakan jembatan pengayoman dan komunikasi yang nyata antara polisi dan masyarakat. Kapal JALUR Polda Riau Tiba bukan hanya membawa bantuan material, tetapi juga membawa pesan harapan dan kepedulian.
"Melalui Program JALUR dan Sambang Nusa ini, kami tidak hanya berbagi bantuan sembako dan memperkuat rasa cinta tanah air menjelang Hari Kemerdekaan. Lebih dari itu, kami ingin membangun silaturahmi yang erat serta merawat rasa kepedulian bersama terhadap saudara-saudara kita di wilayah pesisir," tegas Kombes Pol Apri Fajar Hermanto.
Rangkaian aksi kemanusiaan di Balai Desa Banglas Barat ini ditutup dengan khidmat lewat doa bersama yang dipimpin oleh Ustadz Nahar. Seluruh elemen yang hadir memanjatkan doa memohon keselamatan, kedamaian, serta keberkahan bagi Bangsa Indonesia dan masyarakat Kepulauan Meranti. Lihat juga: Sambang Nusa Polda Riau
FAQ: Informasi Lengkap tentang Kunjungan Kapal JALUR
1. Kapan Kapal JALUR Polda Riau Tiba di Meranti? Kapal JALUR Polda Riau Tiba di Meranti pada Jumat sore, tanggal 14 Agustus 2026, menjelang HUT RI ke-81.
2. Apa saja bantuan yang dibawa oleh Kapal JALUR? Bantuan meliputi 50 paket beras, bendera Merah Putih, dan bibit pohon untuk program Green Policing.
3. Siapa yang memimpin rombongan dalam kunjungan ini? Rombongan dipimpin oleh Aipda Zeki Afrijoni dengan menggunakan dua armada Kapal Patroli KP IV-1002 dan KP IV-1008.
4. Apa tujuan utama Program JALUR? Program JALUR (Jelajah Riau Untuk Rakyat) bertujuan membangun jembatan pengayoman dan komunikasi antara polisi dan masyarakat pesisir.
5. Di mana lokasi kunjungan Kapal JALUR Polda Riau Tiba? Kunjungan dilakukan di Desa Banglas Barat, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti.