KPU Singgung Anies Sebut Ada Intervensi di MK: Tuduhan Serius

Wahana Berita – Dalam sidang sengketa Pilpres, Komisi Pemilihan Umum (KPU) memberikan tanggapan terhadap dalil yang disampaikan oleh calon presiden nomor urut 1, Anies Baswedan, mengenai adanya intervensi di Mahkamah Konstitusi (MK). Pengacara KPU, Hifdzil Alim, menyatakan bahwa tuduhan tersebut merupakan hal yang serius dan meminta MK untuk memberikan tanggapan.

Menurut Hifdzil Alim, tuduhan intervensi yang diajukan oleh pihak Anies-Cak Imin menjadi ranah Mahkamah Konstitusi untuk ditanggapi. KPU menegaskan bahwa pendaftaran pasangan Prabowo-Gibran telah sesuai dengan aturan perundang-undangan, dan prosesnya juga telah diawasi oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) tanpa adanya catatan atau saran perbaikan.

Selain itu, Hifdzil Alim juga menyinggung bahwa pihak Anies-Cak Imin tidak mengajukan keberatan terhadap pendaftaran pasangan Prabowo-Gibran selama tahapan pemilihan, termasuk pada saat pengundian nomor urut dan kampanye metode debat paslon.

Di sisi lain, Anies Baswedan dalam sidang PHPU Pilpres menyebut bahwa Pilpres 2024 tidak dijalankan secara bebas, jujur, dan adil. Dia menyampaikan keprihatinannya terhadap serangkaian penyimpangan yang terjadi selama proses pemilihan. Anies juga mengatakan bahwa terdapat intervensi dalam Pilpres 2024 yang bahkan mencapai Mahkamah Konstitusi, yang seharusnya menjadi benteng terakhir dalam menegakkan prinsip-prinsip demokrasi.

Tuduhan dan tanggapan dari kedua belah pihak tersebut menyoroti ketegangan yang terjadi dalam proses Pilpres 2024 dan menunjukkan pentingnya peran Mahkamah Konstitusi dalam menegakkan integritas dan keadilan dalam proses demokrasi.

 

Sumber : news.detik.com