Wahanaberita
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Houthi Ngamuk, Serangan Rudal-Drone Tewaskan 17 Tentara Yaman

Published Agustus 7, 2026 · Updated Agustus 7, 2026 · By Mary Anderson - wahanaberita.com

Foto : Mary Anderson - wahanaberita.com

Operasi Militer Houthi Tewaskan 17 Personel Yaman

Wahanaberita.com – Konflik bersenjata di Yaman kembali memanas setelah kelompok pemberontak Houthi melancarkan gelombang serangan besar-besaran yang menewaskan 17 personel militer. Serangan yang menggabungkan teknologi rudal dan drone ini menjadi salah satu operasi paling signifikan dalam beberapa bulan terakhir. Houthi Ngamuk Serangan Rudal Drone menjadi headline utama yang menunjukkan intensitas serangan tersebut. Kelompok pemberontak yang telah lama menguasai sebagian wilayah Yaman ini menunjukkan kekuatan militernya melalui kombinasi senjata canggih yang diluncurkan secara serentak.

Para korban tewas terdiri dari berbagai tingkat kepangkatan, termasuk perwira tinggi dan prajurit lapangan. Beberapa anggota militer lainnya juga mengalami cedera serius dalam insiden yang terjadi pada hari Jumat, 7 Agustus 2026. Serangan ini tidak hanya menargetkan personel militer, tetapi juga fasilitas dan kamp-kamp yang digunakan sebagai basis operasi.

Rincian Operasi dan Korban

Komando Operasi Gabungan Angkatan Bersenjata Yaman merilis pernyataan resmi yang mengonfirmasi jumlah korban. Menurut laporan Anadolu Agency, serangan ini menyasar pasukan yang sedang melaksanakan operasi melawan terorisme, kejahatan terorganisir, serta jaringan penyelundupan senjata dan narkoba. Pemerintah Yaman yang diakui secara internasional telah memerintahkan langkah-langkah pencegahan agar serangan serupa tidak terulang. Selain itu, pemerintah juga menginginkan respons yang memberikan efek jera terhadap kelompok pemberontak.

Data korban tewas militer ini diumumkan sehari setelah Pasukan Darurat pemerintah Yaman melaporkan adanya korban jiwa dan kerugian materi akibat serangan Houthi terhadap berbagai kamp dan unit militer. Namun, laporan awal tersebut tidak menyebutkan angka pasti mengenai jumlah korban. Perbandingan antara kedua laporan menunjukkan bahwa serangan Houthi kali ini lebih besar dari yang diperkirakan sebelumnya.

Area Serangan dan Tanggapan Houthi

Laporan dari media lokal mengindikasikan bahwa serangan Houthi menyasar pasukan pemerintah Yaman di wilayah Marib dan Hadramawt. Kedua wilayah ini merupakan kawasan strategis yang menjadi pusat aktivitas militer dan ekonomi. Kelompok Houthi, yang mendapat dukungan dari Iran, telah mengklaim tanggung jawab atas serangan mematikan tersebut. Juru bicara militer Houthi, Yahya Saree, menyatakan bahwa kelompoknya melancarkan operasi "skala besar" terhadap pasukan yang didukung Arab Saudi di sejumlah area, seperti Al-Ruwaik, Al-Abr, dan Al-Thaniyah, juga di sejumlah kamp militer lainnya.

Saree menyebut serangan-serangan itu melibatkan sejumlah besar rudal balistik dan drone. Operasi ini merupakan bagian dari strategi Houthi untuk menunjukkan kekuatan militernya di tengah ketegangan regional yang meningkat.

Insiden ini terjadi di tengah pertempuran sporadis di berbagai garis depan konflik di wilayah Yaman sejak awal Juli lalu. Pertempuran tersebut telah menyebabkan puluhan korban jiwa dan korban luka di kedua belah pihak. Situasi pertempuran di Yaman relatif mereda sejak April 2022 setelah gencatan senjata diumumkan. Namun baru-baru ini, Houthi kembali aktif melancarkan serangan-serangannya, terutama menargetkan Saudi, sejak perang Timur Tengah meluas.

Konflik di Yaman ini bermula lebih dari 11 tahun lalu, yang melibatkan pasukan pemerintah yang didukung oleh koalisi pimpinan Saudi dan kelompok Houthi yang didukung Iran. Houthi hingga saat ini masih menguasai Sanaa, ibu kota Yaman, dan wilayah-wilayah strategis lainnya di negara tersebut. Serangan terbaru ini menunjukkan bahwa meskipun ada gencatan senjata, ketegangan masih tetap ada dan dapat meledak kapan saja.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Serangan Houthi

Berapa jumlah korban tewas dalam serangan terbaru Houthi? Serangan terbaru Houthi menewaskan 17 personel militer Yaman, termasuk berbagai tingkat kepangkatan.

Kapan serangan ini terjadi? Serangan diluncurkan pada hari Jumat, 7 Agustus 2026, dan dikonfirmasi melalui laporan Anadolu Agency.

Wilayah mana saja yang menjadi sasaran serangan? Sasaran utama meliputi wilayah Marib, Hadramawt, serta kamp-kamp militer di Al-Ruwaik, Al-Abr, dan Al-Thaniyah.

Apa jenis senjata yang digunakan Houthi dalam serangan ini? Houthi menggunakan kombinasi rudal balistik dan drone yang membawa muatan peledak dalam operasi skala besar tersebut.

Bagaimana hubungan Houthi dengan Iran dalam konflik ini? Kelompok Houthi mendapat dukungan dari Iran, yang telah menjadi sekutu strategis mereka sejak awal konflik lebih dari satu dekade lalu.

Related Reading