Anwar Ibrahim Hadiri Pemakaman Siti Hasmah, Genggam Erat Tangan Mahathir
Anwar Ibrahim Beri Penghormatan Terakhir untuk Dr Siti Hasmah
Wahanaberita.com – Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim hadir dalam pemakaman Dr Siti Hasmah Mohamad Ali di Makam Pahlawan Nasional, Precinct 20, Putrajaya, pada Senin sore, 28 September 2026. Kehadirannya menjadi salah satu momen yang mendapat perhatian ketika ia terlihat memimpin doa di hadapan peti jenazah serta menggenggam tangan mantan Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad.
Dr Siti Hasmah merupakan istri Mahathir Mohamad. Upacara pemakamannya berlangsung dengan tata penghormatan kenegaraan, mencerminkan posisi almarhumah sebagai tokoh yang dikenang luas di Malaysia. Peti jenazahnya dibalut bendera nasional Malaysia dan dibawa oleh personel Angkatan Bersenjata Malaysia menuju tempat peristirahatan terakhir.
Anwar dan Wan Azizah Hadir Mengenakan Pakaian Hitam
Anwar datang bersama istrinya, Datuk Seri Dr Wan Azizah Wan Ismail. Dalam dokumentasi yang dibagikannya melalui akun X, keduanya mengenakan pakaian berwarna hitam. Anwar juga memakai peci hitam saat bergabung dengan keluarga, sahabat, pejabat, dan para pelayat yang memenuhi kawasan pemakaman.
Salah satu foto memperlihatkan Anwar berdiri di dekat peti jenazah sambil memanjatkan doa. Dalam momen lain, ia tampak menundukkan badan dan memegang tangan Mahathir dengan erat. Gestur itu menggambarkan suasana duka yang menyelimuti prosesi penghormatan terakhir bagi Dr Siti Hasmah.
“Hadir bersama Azizah untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Kak Hasmah, sosok ibu yang kelembutan dan kasihnya akan sentiasa kami kenang, selain juga sebagai seorang sahabat dan rakan karib di tahun-tahun lampau,” tulis Anwar di akun X miliknya.
Dalam pesannya, Anwar mengenang Dr Siti Hasmah bukan hanya melalui perannya di ruang publik, tetapi juga sebagai pribadi yang hangat dan dekat dengan orang-orang di sekelilingnya. Ia menyebut almarhumah sebagai sosok keibuan yang meninggalkan kesan mendalam bagi banyak pihak.
Jasa Dr Siti Hasmah Dikenang
Anwar menyampaikan bahwa kontribusi Dr Siti Hasmah akan tetap menjadi bagian dari ingatan masyarakat Malaysia. Ia menilai almarhumah memiliki kemampuan untuk membuat orang lain merasa diterima, dihargai, dan diperlakukan dengan penuh perhatian.
“Negara akan terus mengenang jasa dan curah bakti Kak Hasmah. Dalam ingatan ramai, beliau adalah seorang ibu yang menyantuni sesiapa sahaja dengan penuh kasih, malah berupaya membuatkan setiap mereka berasa dekat dan dihargai,” ujar Anwar.
Penghormatan kepada Dr Siti Hasmah juga terlihat dari besarnya jumlah pelayat yang datang ke Putrajaya. Keluarga, teman, serta warga yang ingin menyampaikan salam perpisahan berkumpul di lokasi ketika peti jenazah tiba dan kemudian diturunkan ke liang lahat.
Pemakaman kenegaraan tersebut menempatkan prosesi penghormatan pribadi keluarga dalam suasana nasional. Bagi para pelayat, kehadiran peti jenazah yang diselimuti bendera Malaysia menjadi simbol penghargaan negara kepada almarhumah pada hari terakhirnya.
Salat Jenazah Digelar Sebelum Pemakaman
Sebelum dimakamkan di Makam Pahlawan Nasional, jenazah Dr Siti Hasmah dibawa ke Masjid As-Syarif di Seri Kembangan. Ratusan orang hadir di masjid untuk memberikan penghormatan dan melaksanakan salat jenazah.
Rangkaian ini mempertemukan warga dari berbagai latar belakang dalam suasana khidmat. Setelah prosesi di masjid selesai, jenazah kemudian dibawa ke Putrajaya untuk dimakamkan pada sore hari waktu setempat.
Mahathir Mohamad berada di tengah keluarga dan para pelayat saat upacara berlangsung. Anwar menyampaikan doa khusus agar Mahathir diberi ketabahan dan kesehatan saat menghadapi masa kehilangan tersebut.
“Saya dan Azizah mendoakan agar Tun Dr Mahathir Mohamad terus kuat dengan ujian-Nya, terus dikurniakan kesihatan dan sentiasa dipayungi kasih sayang keluarga,” kata Anwar.
Pemakaman Dr Siti Hasmah menandai perpisahan terhadap seorang figur yang dipandang memiliki jejak kemanusiaan dan kedekatan personal dengan masyarakat. Di tengah prosesi resmi, doa, kehadiran keluarga, dan ungkapan belasungkawa dari para pemimpin memperlihatkan penghormatan yang diberikan kepada almarhumah.
Momen Anwar menggenggam tangan Mahathir menjadi bagian dari suasana duka di Putrajaya. Terlepas dari perjalanan panjang mereka di panggung politik Malaysia, keduanya hadir dalam satu peristiwa yang berpusat pada penghormatan bagi Dr Siti Hasmah serta dukungan bagi keluarga yang ditinggalkan.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Anwar Ibrahim Hadiri Pemakaman Siti Hasmah?Anwar Ibrahim Hadiri Pemakaman Siti Hasmah is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Anwar Ibrahim Hadiri Pemakaman Siti Hasmah matter?Anwar Ibrahim Hadiri Pemakaman Siti Hasmah matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.