Ditengah Kesibukan Hanung Tetap Menjadi Imam Terawih Keluarga

Wahana BeritaHanung Bramantyo, seorang sutradara terkenal di Indonesia, tidak hanya dikenal karena karyanya yang menginspirasi di dunia perfilman, tetapi juga karena dedikasinya terhadap keluarga dan agama. Meskipun kesibukannya dalam pekerjaan sebagai sutradara seringkali memakan waktu dan tenaga, Hanung Bramantyo tetap menyempatkan diri untuk menjadi Imam terawih bagi keluarganya di bulan Ramadan.

Di tengah kesibukan yang padat dalam dunia perfilman, Hanung Bramantyo tidak pernah melupakan tanggung jawabnya sebagai seorang muslim. Setiap bulan Ramadan tiba, dia berusaha untuk menetapkan waktu untuk meluangkan waktu bersama keluarga dalam ibadah. Salah satu ibadah yang selalu dilakukan adalah shalat terawih, dan Hanung Bramantyo seringkali menjadi Imam dalam shalat tersebut.

Kehadiran Hanung Bramantyo sebagai Imam terawih tidak hanya menjadi momen ibadah bagi keluarga, tetapi juga menjadi ajang untuk memperkuat ikatan keluarga. Dalam atmosfer yang penuh kedamaian, Hanung Bramantyo bersama keluarga dapat saling mendukung dan mempererat hubungan mereka, sambil mengabdi kepada Tuhan.

Tidak hanya menjadi Imam terawih di rumah, Hanung Bramantyo juga seringkali menyempatkan diri untuk menghadiri kegiatan keagamaan di masjid terdekat. Dia tidak hanya mengajak keluarganya untuk menjalankan ibadah secara rutin, tetapi juga turut menjadi inspirasi bagi masyarakat sekitar untuk lebih mempererat ikatan keluarga dan memperkuat keimanan.

Keberadaan Hanung Bramantyo sebagai figur publik yang aktif dalam beribadah juga memberikan dampak positif bagi penggemarnya. Banyak dari mereka yang terinspirasi dan merasa terdorong untuk lebih mendalami agama dan meningkatkan ketaatan mereka kepada Tuhan.

Dengan demikian, kesibukan Hanung Bramantyo dalam dunia perfilman tidak pernah menghalangi dedikasinya sebagai seorang muslim yang taat. Dalam kepadatan jadwal pekerjaannya, Hanung Bramantyo tetap menyempatkan diri untuk meluangkan waktu bersama keluarga dalam ibadah, menjadi Imam terawih, dan berpartisipasi dalam kegiatan keagamaan. Dedikasinya ini tidak hanya mencerminkan kekuatan iman yang kokoh, tetapi juga menjadi teladan bagi banyak orang tentang pentingnya menjaga hubungan dengan Tuhan dan keluarga, meskipun di tengah kesibukan dunia.

Sumber : jpnn.com