Biznet Akui Ada Kebocoran Data, Benarkah Pelaku Peretasannya Karyawan Sendiri?

Wahana Berita – Kasus dugaan kebocoran data pengguna Biznet yang diungkap oleh pakar keamanan siber Teguh Aprianto memunculkan respons serius dari pihak Biznet. Melalui Senior Manager Marketing Consumer Biznet, Adrianto Sulistyo, perusahaan mengakui adanya celah keamanan yang menimpa mereka. Meskipun demikian, Biznet menegaskan bahwa tidak ada data sensitif pelanggan yang terungkap dalam kebocoran tersebut. Adrianto menambahkan bahwa tim internal Biznet telah melakukan investigasi dan hasilnya telah diserahkan kepada pihak Kominfo, meskipun masih dalam proses finalisasi.

Biznet juga menegaskan bahwa pelaku kebocoran data bukanlah orang dalam, baik karyawan maupun mantan karyawan Biznet. Ini membantah klaim sebelumnya yang menyebutkan bahwa pelaku kebocoran adalah seorang karyawan yang tidak setuju dengan kebijakan Fair Usage Policy (FUP) Biznet.

Dari gambaran yang disampaikan oleh pakar keamanan siber, Teguh Aprianto, pelaku kebocoran data mengancam manajemen Biznet dengan merilis data internal Biznet Gio jika kebijakan terkait FUP tidak dihapuskan. Pelaku mengkritik kebijakan FUP yang membatasi akses internet pelanggan Biznet.

Biznet menegaskan bahwa mereka menganggap perlindungan dan keamanan data konsumen sangat penting, dan akan mengambil langkah-langkah hukum jika ada oknum yang terlibat dalam pelanggaran hukum atau upaya mengambil keuntungan dari situasi tersebut.

Kasus ini mencerminkan kompleksitas tantangan keamanan siber yang dihadapi oleh perusahaan, serta pentingnya respons yang cepat dan tegas dalam menanggapi insiden keamanan data.

 

Sumber : liputan6.com