Wahanaberita
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Tsunami 0,9 Meter Terjadi di Maurole Ende Usai Gempa M 7 NTT

Published Agustus 15, 2026 · Updated Agustus 15, 2026 · By Jessica Johnson - wahanaberita.com

Foto : Jessica Johnson - wahanaberita.com

Gempa M 7 di NTT Picu Tsunami di Beberapa Lokasi

Wahanaberita.com – Sebuah gempa berkekuatan magnitudo 7 mengguncang wilayah Nagekeo, Nusa Tenggara Timur pada Sabtu pagi. Kejadian ini kemudian memicu gelombang tsunami yang terdeteksi di sejumlah tempat, termasuk di Maurole, Kabupaten Ende. Gelombang air laut yang naik mencapai ketinggian 0,94 meter pada pukul 05.27 WIB, sebagaimana dilaporkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui akun X mereka pada Sabtu (15/8/2026), ketinggian air laut di Maurole mencapai 0,94 meter pada pukul 05.27 WIB. Fenomena ini menjadi perhatian masyarakat setempat karena potensi dampak terhadap aktivitas pesisir dan permukiman warga.

"Tsunami di Maurole (05.27 WIB) 0,94 meter," demikian keterangan BMKG di akun X-nya, Sabtu (15/8/2026).

Deteksi Tsunami di Berbagai Titik Lainnya

Selain Maurole, fenomena tsunami juga diamati di Kawapante dan Flores Timur. Di kedua lokasi tersebut, ketinggian gelombang tercatat di bawah 0,3 meter. Hal ini menunjukkan bahwa dampak tsunami bervariasi tergantung pada jarak dan kondisi geografis setiap lokasi dari episenter gempa.

Berikut rincian deteksi tsunami di berbagai titik lainnya menurut data BMKG:

"Tsunami telah terdeteksi di Kawapante (05.16 WIB) 0,38m, Flores Timur (05.24 WIB) 0,25m, Bakalang (05.41 WIB) 0,14 m," tulis BMKG.

Sebelumnya, gelombang tsunami juga sempat terdeteksi di Labuan Bajo dengan ketinggian mencapai 0,3 meter. Data ini menunjukkan bahwa fenomena tsunami melanda wilayah yang cukup luas di sekitar episenter gempa M 7 tersebut.

Informasi Tambahan dan Rekomendasi

Gempa yang terjadi di NTT ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan bencana bagi masyarakat pesisir. BMKG terus memantau perkembangan situasi dan memberikan informasi terkini melalui berbagai platform media sosial. Masyarakat di wilayah terdampak disarankan untuk tetap waspada terhadap kemungkinan gelombang susulan.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai gempa dan tsunami di Indonesia, Anda dapat mengunjungi artikel terkait di [detik.com](https://news.detik.com/berita/d-8619450/tsunami-0-9-meter-terjadi-di-maurole-ende-usai-gempa-m-7-ntt) atau mengikuti akun resmi BMKG di media sosial.

FAQ: Pertanyaan Umum Tentang Tsunami di NTT

Apa penyebab tsunami di Maurole? Tsunami di Maurole disebabkan oleh gempa berkekuatan magnitudo 7 yang mengguncang wilayah Nagekeo, NTT pada Sabtu pagi. Gempa ini memicu gelombang air laut yang naik dan mencapai ketinggian 0,94 meter di Maurole.

Kapan tsunami terjadi di Maurole? Tsunami terdeteksi di Maurole pada pukul 05.27 WIB, Sabtu (15/8/2026), sesuai dengan laporan resmi dari BMKG.

Apakah ada lokasi lain yang terdampak tsunami? Ya, selain Maurole, tsunami juga terdeteksi di Kawapante (0,38m), Flores Timur (0,25m), Bakalang (0,14m), dan Labuan Bajo (0,3m).

Bagaimana cara mendapatkan informasi terkini tentang tsunami? Anda dapat mengikuti akun resmi BMKG di media sosial X atau mengunjungi website detik.com untuk mendapatkan informasi terbaru mengenai gempa dan tsunami di Indonesia.

Related Reading