Wahanaberita
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Sudah 12 Jam Padam – Listrik di Sebagian Sumut Belum Menyala

Published Mei 23, 2026 · Updated Mei 23, 2026 · By Betty Taylor

Sudah 12 Jam Padam, Listrik di Sebagian Sumut Masih Tidak Menyala

Sudah 12 Jam Padam - Kemacetan listrik telah mengganggu kehidupan warga di sejumlah wilayah Sumatera Utara (Sumut) sejak lebih dari 12 jam lalu. Laporan terkini dari detikSumut menyebutkan bahwa keadaan ini masih berlangsung di sebagian besar daerah seperti Tembung, Deli Serdang, serta beberapa kawasan lain. Rindi, warga setempat, mengungkapkan kekesalan atas kondisi ini dalam sebuah wawancara, dengan menegaskan bahwa "Sudah lebih dari 12 jam listrik tidak menyala." Kemacetan listrik tidak hanya menghambat aktivitas sehari-hari, tetapi juga mengganggu komunikasi dan layanan digital yang menjadi bagian integral dari kehidupan modern.

Pemadaman Listrik Berdampak pada Pelayanan Publik

Keluhan terhadap pemadaman listrik ini tidak hanya berasal dari warga biasa, tetapi juga dari sektor pelayanan publik. Puskesmas, sekolah, dan pusat perbelanjaan di wilayah terkena dampak mengalami gangguan operasional. Sistem jaringan internet yang bergantung pada pasokan listrik juga terganggu, menyebabkan kesulitan dalam mengakses informasi dan layanan digital. Kondisi ini memberikan dampak signifikan, terutama bagi warga yang bergantung pada teknologi untuk keperluan kerja dan kehidupan sehari-hari.

Masalah pemadaman listrik memicu kekhawatiran terhadap ketergantungan masyarakat pada infrastruktur listrik. Dalam situasi darurat, seperti bencana alam atau gangguan sistem, keberadaan pasokan listrik menjadi faktor kritis dalam menjamin kelancaran kehidupan. Dengan "Sudah 12 Jam Padam," warga Sumut mengalami rasa kewalahan, terutama di daerah yang memang rentan terhadap gangguan jaringan. Kondisi ini mengingatkan kembali pentingnya keandalan sistem energi listrik dalam mendukung kegiatan sosial dan ekonomi.

Wilayah Terdampak dan Upaya Pemulihan

Pemadaman listrik terjadi secara tidak merata, dengan sebagian wilayah berhasil pulih sedangkan yang lain masih gelap. Misalnya, Jalan Flamboyan dan Jalan Asrama Medan Helvetia mengalami gangguan jaringan yang berlangsung lama. Namun, wilayah Perumnas Mandala Deli Serdang, Tanjung Morawa, dan Jalan Bromo Medan kini telah kembali normal setelah upaya pemulihan yang dilakukan oleh PLN. Warga Tanjung Morawa, Yuli, mengatakan bahwa "Alhamdulillah, listrik kembali menyala sejak pukul 01.00 WIB tadi," namun ia juga mengeluhkan kerugian yang dialami akibat gangguan tersebut.

Menurut PLN UID Sumut, penyebab pemadaman ini terkait dengan cuaca buruk yang memengaruhi sistem jaringan. Badai yang melanda wilayah tersebut menyebabkan kerusakan pada kabel dan menimbulkan hambatan dalam distribusi energi. Meski demikian, pihak PLN berkomitmen untuk mempercepat pemulihan dan menjamin stabilitas pasokan listrik. Mereka juga mengakui kesalahan dalam penanganan situasi, dengan menyatakan bahwa "Sudah 12 Jam Padam" adalah bukti ketidaksempurnaan layanan mereka.

Pemadaman yang berlangsung selama lebih dari 12 jam ini menimbulkan tantangan serius bagi warga yang mengandalkan listrik untuk kebutuhan pangan, air, dan komunikasi. Beberapa warga memilih menggunakan lampu minyak atau generator pribadi untuk mengatasi masalah gelap gulita. Sementara itu, masyarakat juga meminta penjelasan lebih rinci mengenai alasan pelayanan listrik tidak stabil, terutama dalam situasi darurat yang berdampak luas.

Keselamatan dan Kebutuhan Dasar Warga

Dalam situasi "Sudah 12 Jam Padam," keselamatan warga menjadi prioritas utama. Peralatan seperti lampu jalan, lampu lalu lintas, dan alat elektronik rumah tangga yang terganggu berpotensi menimbulkan risiko, seperti kecelakaan dan kesulitan dalam mengakses layanan kesehatan. Beberapa warga mengeluhkan bahwa kegelapan membuat aktivitas mereka terganggu, terutama di malam hari.

PLN UID Sumut telah melakukan upaya memperbaiki sistem jaringan, tetapi prosesnya memakan waktu. Mereka mengatakan bahwa pemadaman ini disebabkan oleh kondisi cuaca ekstrem yang memengaruhi perangkat keras di beberapa titik. Pemulihan yang sedang berlangsung memperlihatkan upaya pihak berwenang untuk mengatasi situasi ini. Namun, warga tetap memantau perkembangan dan berharap listrik segera kembali stabil.

Dalam beberapa jam terakhir, situasi mulai membaik, tetapi "Sudah 12 Jam Padam" masih menjadi pengingat akan keseriusan kejadian ini. Warga yang terdampak mengharapkan PLN dapat memberikan penjelasan jelas mengenai penyebab dan langkah-langkah pencegahan untuk menghindari pemadaman serupa di masa depan. Sembari menunggu pemulihan, masyarakat terus berusaha mengatasi dampak negatif yang ditimbulkan oleh gangguan listrik ini.