Sopir Ambulans RSUD Pinrang Kena Tonjok Usai Senggol Bocah saat Karnaval
Insiden Sopir Ambulans RSUD Pinrang Kena Tonjok Usai Senggol Anak di Karnaval
Wahanaberita.com – Sebuah insiden menarik perhatian publik di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, setelah seorang sopir ambulans RSUD Pinrang Kena Tonjok oleh warga yang sedang emosi. Kejadian ini bermula dari tabrakan ringan antara mobil ambulans dengan seorang anak kecil yang sedang menyaksikan pawai karnaval peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia tanggal 17 Agustus. Video kejadian tersebut kemudian viral dan dibagikan luas di berbagai platform media sosial.
Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari pihak terkait, sopir ambulans bernama Ollas saat itu sedang menjalankan tugas darurat. Ia membawa seorang pasien dengan kondisi kritis yang membutuhkan penanganan segera di rumah sakit. Dalam perjalanan menuju RSUD Lasinrang Pinrang, ambulans tersebut mendapat prioritas jalan dari warga yang melihat situasi genting.
"Tadi kejadiannya saya sedang bawa pasien gawat dan perlu secepatnya ditangani," ujar Ollas kepada wartawan, Kamis (12/8/2026).
Kejadian ini terjadi di Jalan Sultan Hasanuddin, Kecamatan Watang Sawitto, pada Rabu (12/8) sekitar pukul 16.00 WITA. Saat ambulans melaju melewati lokasi karnaval, tiba-tiba beberapa anak kecil menyeberang di jalur kendaraan. Salah satu anak kecil tersenggol di sisi kanan mobil ambulans tanpa menyebabkan cedera serius.
"Jadi saya berangkat dari Madising ke Lasinrang ketika ambulans diberikan jalan, tiba-tiba ada seorang anak yang berada di jalur kendaraan dan tersenggol di sebelah kanan mobil," terangnya.
Setelah insiden terjadi, mobil ambulans langsung dikerumuni oleh warga yang sedang menonton karnaval. Sebagian masyarakat tampak tidak sabar dan meneriaki sopir ambulans. Bahkan, seorang oknum Satpol PP diduga sempat memukul wajah Ollas sebagai bentuk kekesalan atas kejadian tersebut.
Ollas mengaku sempat ingin keluar dari kendaraan sebagai bentuk tanggung jawab atas insiden yang terjadi. Namun, beberapa orang menahannya dan meminta agar perjalanan darurat dilanjutkan terlebih dahulu. Sopir ambulans tersebut tidak mempermasalahkan hal tersebut karena fokus utamanya adalah keselamatan pasien yang dibawa.
"Saya sempat mau keluar mobil, cuma ada yang tahan pintu mobil dan bilang, lanjut mi," ujarnya.
Warga setempat sempat mempertanyakan apa yang sebenarnya terjadi. Namun, Ollas memilih untuk tidak memperpanjang masalah karena kondisi pasien yang sedang dalam keadaan darurat. Pasien yang dibawa merupakan janin gawat yang membutuhkan penanganan medis segera.
"Pasien gawat janin dan memang perlu secepatnya ditangani," ungkapnya.
Mengenai dirinya yang disebut dipukul, sopir ambulans tersebut tidak mempermasalahkan hal tersebut. Ia menjelaskan bahwa tidak semua orang di lokasi memahami situasi darurat saat itu. Banyak warga yang hanya melihat insiden kecil tanpa mengetahui kondisi pasien di dalam ambulans.
"Saya tidak permasalahkan (dipukul) sebab tidak semua orang mengerti kondisi (sedang darurat)," katanya.
Kondisi Anak yang Tersenggol Mobil
Ketua PKK Kabupaten Pinrang, A. Sri Widiyati Irwan, memastikan bahwa anak yang tersenggol mobil dalam keadaan baik. Tidak ada luka serius yang dialami oleh anak tersebut pasca insiden. Kondisi anak hanya mengalami lecet ringan yang tidak memerlukan penanganan khusus.
"Kondisi anak tidak apa-apa," jelasnya.
Insiden ini menjadi pengingat bagi semua pihak untuk lebih berhati-hati saat berkendara di area keramaian. Meskipun ambulans memiliki prioritas jalan, sopir tetap harus waspada terhadap keberadaan pejalan kaki, terutama anak-anak yang sedang bermain atau menonton acara di pinggir jalan.
RSUD Pinrang sebagai institusi kesehatan juga memberikan apresiasi kepada seluruh sopir ambulans yang selalu siap melayani masyarakat. Mereka tidak hanya mengantar pasien, tetapi juga menjadi bagian dari komunitas yang sering berinteraksi langsung dengan warga.
Bagi masyarakat yang membutuhkan layanan ambulans darurat, RSUD Pinrang menyediakan layanan 24 jam. Setiap panggilan akan segera ditanggapi oleh tim medis dan sopir ambulans yang terlatih untuk menangani berbagai kondisi darurat.
FAQ Tentang Insiden Sopir Ambulans RSUD Pinrang Kena
Apa yang terjadi pada anak yang tersenggol mobil ambulans?
Anak tersebut hanya mengalami lecet ringan dan tidak memerlukan penanganan medis khusus. Ketua PKK Kabupaten Pinrang memastikan kondisi anak dalam keadaan baik.
Apakah sopir ambulans benar-benar dipukul oleh warga?
Ya, seorang oknum Satpol PP diduga sempat memukul wajah Ollas. Namun, sopir ambulans tersebut tidak mempermasalahkan hal tersebut.
Bagaimana kondisi pasien yang dibawa saat insiden?
Pasien yang dibawa merupakan janin gawat yang membutuhkan penanganan segera. Perjalanan ambulans dilanjutkan setelah insiden terjadi.
Di mana tepatnya insiden ini terjadi?
Insiden terjadi di Jalan Sultan Hasanuddin, Kecamatan Watang Sawitto, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan.
Kapan insiden ini terjadi?
Insiden terjadi pada Rabu (12/8) sekitar pukul 16.00 WITA, saat ambulans melaju dari RSUD Madising menuju RSUD Lasinrang Pinrang.