Wahanaberita
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Skenario Perlawanan ‘Bos Gendut’ Siapkan Senjata hingga Tameng Anak-anak

Published Agustus 14, 2026 · Updated Agustus 14, 2026 · By Karen Williams - wahanaberita.com

Foto : Karen Williams - wahanaberita.com

Skenario Perlawanan Bos Gendut Siapkan Senjata hingga Anak-anak sebagai Tameng

Wahanaberita.com – Badan Narkotika Nasional (BNN) kembali mengungkap detail menarik terkait strategi yang disiapkan oleh MR atau yang lebih dikenal dengan sebutan Bos Gendut. Dalam Skenario Perlawanan Bos Gendut Siapkan berbagai alat pertahanan, bandar narkoba asal Kampung Bahari, Jakarta Utara ini diketahui telah mengumpulkan senjata api secara ilegal. Yang lebih mengejutkan, ia bahkan memanfaatkan anak-anak kecil sebagai tameng manusia saat menghadapi aparat keamanan dalam operasi penangkapan.

Pengungkapan informasi ini disampaikan langsung oleh Brigjen Roy Randy Siahaan yang menjabat sebagai Direktur Penindakan dan Pengejaran BNN. Ia menjelaskan bahwa para bandar besar di wilayah Kampung Bahari telah melakukan persiapan matang untuk menghadapi kemungkinan operasi besar dari aparat. Persiapan ini mencakup berbagai aspek mulai dari senjata hingga strategi pengalihan perhatian.

"Para bandar besar di kampung bahari sudah mempersiapkan diri dengan membeli senjata-senjata secara ilegal untuk melawan petugas dan mengkondisikan perlawanan kepada aparat," ujar Roy Randy dalam keterangannya pada Jumat (14/8/2026).

Detail Skenario Perlawanan yang Disiapkan

Menurut keterangan dari Direktur Penindakan BNN, senjata-senjata yang disiapkan tersebut memiliki fungsi strategis untuk menghadapi kemungkinan operasi yang dilakukan aparat di wilayah Kampung Bahari. Selain senjata api, mereka juga mengatur anak-anak serta loyalis untuk bertindak sebagai tameng saat terjadi konfrontasi. Strategi ini dinilai cukup efektif karena dapat memperlambat gerakan aparat dan memberikan waktu bagi para bandar untuk melarikan diri atau melawan.

"Jika dilakukan operasi di Kampung Bahari dengan menggunakan anak-anak dan loyalis dengan petasan, kembang api dan melempar batu dari rel kereta api," tambahnya menjelaskan mekanisme perlawanan yang telah disiapkan.

Penangkapan Bos Gendut Saat Sedot Lemak

MR atau Bos Gendut merupakan salah satu buron paling dicari BNN yang telah diburu sejak 7 November 2025. Ia dituduh memiliki 98 kilogram sabu dalam kepemilikannya. Penangkapannya terjadi pada Rabu (12/8) malam saat ia sedang menjalani operasi sedot lemak di sebuah klinik kecantikan di Mangga Besar, Jakarta Barat. Pria yang bernama Muhammad Ridwan ini berhasil ditangkap dalam keadaan tersebut tanpa perlawanan berarti.

Setelah penangkapan berhasil dilakukan, BNN kemudian melakukan penggerebekan besar-besaran di Kampung Bahari pada Kamis (13/8) pagi. Kegiatan ini bertujuan untuk menggeledah rumah Bos Gendut serta kediaman para bandar lainnya yang menjadi bagian dari jaringan narkoba di wilayah tersebut.

"Jadi yang kemarin pagi itu adalah kegiatan penggeledahan rumah Bos Gendut karena berdasarkan keterangan Bos G di rumahnya masih ada narkoba jenis sabu 1 kilogram, ekstasi, vape, uang tunai, dan senjata Glock," jelasnya.

BNN bekerja sama dengan Polres Metro Jakarta Utara serta Brimob Polda Metro Jaya dalam operasi penggeledahan tersebut. Selain rumah Bos Gendut, kediaman A dan K juga menjadi sasaran utama penggerebekan. Penggerebekan tidak berjalan mulus karena mendapat perlawanan dari para loyalis yang berada di lokasi. Mereka menyerang petugas menggunakan lemparan batu dan mercon yang dilemparkan dari berbagai posisi strategis.

Dalam operasi tersebut, BNN berhasil menyita berbagai barang bukti termasuk senjata tajam, ganja Gorilla, serta kendaraan mewah. Mobil BMW dan motor Vespa milik Bos Gendut juga disita. Selain itu, uang miliaran dan aset senilai Rp 39 M juga berhasil diamankan dari lokasi penggerebekan.

Bandar besar lainnya yang masih diburu BNN selain Bos Gendut adalah A alias L dan K. Ketiganya diketahui memiliki senjata api dan terlibat dalam jaringan narkoba di Kampung Bahari. Skenario Perlawanan Bos Gendut Siapkan berbagai strategi ini menunjukkan bahwa bandar narkoba tidak tinggal diam dan terus beradaptasi dengan kondisi.

Frequently Asked Questions

Berapa kilogram sabu yang dimiliki Bos Gendut? Bos Gendut dituduh memiliki 98 kilogram sabu dalam kepemilikannya saat penangkapannya.

Kapan MR atau Bos Gendut ditangkap? Penangkapan terjadi pada Rabu (12/8) malam saat ia sedang menjalani operasi sedot lemak di klinik kecantikan Mangga Besar, Jakarta Barat.

Apa saja senjata yang ditemukan di rumah Bos Gendut? Selain senjata Glock, ditemukan juga senjata tajam lainnya yang digunakan dalam skenario perlawanan.

Berapa nilai aset yang disita BNN dalam operasi tersebut? BNN berhasil mengamankan aset senilai Rp 39 Miliar termasuk kendaraan mewah dan uang tunai miliaran rupiah.

Siapa saja bandar besar lain yang masih diburu BNN? Selain Bos Gendut, BNN juga masih mengejar A alias L dan K yang merupakan bandar besar di Kampung Bahari.

Related Reading