Wahanaberita
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

SGE 2026 Catat Transaksi Rp 7,75 M, UMKM Surabaya Bidik Pasar Lebih Luas

Published Agustus 14, 2026 · Updated Agustus 14, 2026 · By Betty Taylor - wahanaberita.com

Foto : Betty Taylor - wahanaberita.com

SGE 2026: UMKM Surabaya Raih Transaksi Rp 7,75 Miliar dan Target Pasar Lebih Luas

Wahanaberita.com – Pameran Surabaya Great Expo (SGE) edisi ke-15 yang diselenggarakan pada 5 hingga 9 Agustus 2026 di Exhibition Hall Grand City Surabaya berhasil mencatatkan perputaran ekonomi sebesar Rp 7,751 miliar. Acara lima hari ini tidak sekadar menjadi wadah transaksi, namun juga difungsikan untuk memperkuat ekosistem usaha melalui berbagai aspek seperti pemasaran produk, legalitas, jejaring bisnis, serta membuka peluang pasar yang lebih luas.

Dengan total pengunjung mencapai 48.022 orang, capaian ini melampaui proyeksi awal Pemkot Surabaya yang menargetkan Rp 7 miliar transaksi dan sekitar 47.650 pengunjung. Dari keseluruhan perputaran ekonomi, transaksi langsung tercatat Rp 5,05 miliar, sementara potensi transaksi bisnis tidak langsung sebesar Rp 2,701 miliar.

Peran Penting SGE dalam Menggerakkan Ekonomi UMKM

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyoroti bahwa kebutuhan ruang pemasaran bagi pelaku UMKM terlihat jelas dari akumulasi transaksi SGE selama empat tahun terakhir. Data menunjukkan bahwa antara tahun 2022 hingga 2025, SGE telah mencatat perputaran transaksi lebih dari Rp 30,3 miliar. Dalam kurun waktu yang sama, sekitar 370 UMKM binaan Pemkot Surabaya telah mendapatkan fasilitasi melalui kegiatan ini.

SGE ini sejak beberapa tahun terakhir sudah menggerakkan uang lebih dari Rp 30 miliar. Setiap pameran rata-rata perputarannya Rp7 miliar sampai Rp9 miliar.

Eri menambahkan bahwa fasilitasi yang diberikan tidak hanya terbatas pada penyediaan stan pameran. Sekitar 450 legalitas usaha juga didorong melalui penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB), sertifikasi halal, hingga pendaftaran merek dagang.

Inilah yang menunjukkan bahwa tempat bagi UMKM untuk memasarkan produknya memang sangat dibutuhkan.

Lebih Dari Sekadar Promosi Produk

Pemerintah Kota Surabaya tidak ingin fungsi SGE berhenti pada kegiatan promosi semata. Eri menekankan bahwa UMKM memerlukan dukungan yang lebih mendasar agar mampu berkembang dan memasuki pasar yang lebih luas. Legalitas usaha menjadi bagian penting dalam konsep pengembangan UMKM melalui SGE.

Produk yang dipasarkan diharapkan tidak hanya menarik dari sisi kemasan dan kualitas, tetapi juga memiliki fondasi usaha yang memungkinkan pelaku UMKM memperluas pasar. Pameran ini bukan hanya soal menampilkan dan menjual produk, tetapi juga memberikan sertifikat halal, membantu sertifikat merek, sesuai dengan kebutuhan UMKM.

Pemerintah tugasnya memfasilitasi.

One Stop Shopping untuk UMKM dan Masyarakat

Eri juga menilai SGE menjadi momentum untuk memperkenalkan produk lokal Surabaya kepada masyarakat dan wisatawan. Kualitas produk lokal perlu terus diperkenalkan agar masyarakat memiliki lebih banyak pilihan sekaligus meningkatkan permintaan terhadap produk UMKM Surabaya.

Pendekatan ini sekaligus memperluas peran Pemkot Surabaya dalam ekosistem UMKM. Pemkot tidak hanya bertugas membuat kebijakan dan memberikan bantuan, tetapi juga membuka akses agar produk yang dihasilkan pelaku usaha dapat bertemu dengan pasar. Konsep serupa diterapkan dalam SGE 2026 melalui penggabungan aktivitas perdagangan dengan pelayanan publik.

Pengunjung tidak hanya dapat melihat dan membeli produk, tetapi juga memperoleh layanan perizinan, pendampingan sertifikasi halal, pendaftaran merek, hingga layanan paspor. Eri mengungkap bahwa konsep tersebut sebagai one stop shopping. Dengan konsep seperti ini masyarakat dapat memenuhi kebutuhan konsumsi sekaligus mengurus sejumlah kebutuhan administrasi dalam satu tempat.

Jadi orang bisa menikmati makanan, melihat dan membeli pakaian, sekaligus mendapatkan pelayanan publik. Ke depan, kegiatan seperti ini akan lebih sering kita gerakkan untuk memasarkan UMKM Surabaya.

Surabaya Urban Creative Hub: Jembatan UMKM ke Pasar Global

Tantangan berikutnya adalah memastikan akses pasar tersebut tidak hanya terbuka selama lima hari SGE berlangsung. Pemkot Surabaya mulai menyiapkan Surabaya Urban Creative Hub (Sub Expocenter) di kawasan eks Hi-Tech Mall sebagai salah satu ruang untuk mempertemukan pelaku usaha dengan pasar.

Fasilitas tersebut diarahkan untuk mewadahi anak muda yang bergerak di bidang ekonomi kreatif dan industri digital. Produk lokal, kreativitas, serta pengembangan bisnis berbasis teknologi akan ditempatkan dalam satu ekosistem. Di Sub Expocenter nanti anak-anak muda yang bergerak di ekonomi kreatif dan digital akan kita fasilitasi.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is SGE 2026 Catat Transaksi Rp 7 75?

SGE 2026 Catat Transaksi Rp 7 75 is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does SGE 2026 Catat Transaksi Rp 7 75 matter?

SGE 2026 Catat Transaksi Rp 7 75 matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.