Polda Metro Jelaskan Aksi Begal Lebih Banyak di Jakbar Dibanding Wilayah Lain
Polda Metro Jaya Penjelasan tentang Tingginya Kasus Begal di Jakarta Barat
Kasus Pencurian di Jakbar Paling Banyak
Polda Metro Jelaskan Aksi Begal Lebih - Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imannuddin, menjelaskan bahwa jumlah kasus begal di DKI Jakarta terbesar berada di wilayah Jakarta Barat (Jakbar). Menurutnya, beberapa faktor berkontribusi pada kondisi tersebut, termasuk dinamika sosial dan ekonomi.
Dalam jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (22/5/2026), Iman mengungkapkan fenomena ini berkaitan dengan teori kejahatan balon. Teori tersebut menyatakan bahwa ketika operasi penegakan hukum dilakukan di suatu wilayah, dampaknya bisa terasa di area sekitarnya.
"Sebagaimana teori kejahatan balon, jadi ketika dilakukan penegakan hukum di wilayah ini maka berdampak akan berpotensi berdampak pada wilayah di sekitarnya,"
Ia juga menyoroti bahwa keberadaan begal di Jakbar sering diperbesar melalui media sosial. Meski demikian, menurut Iman, angka kasus di wilayah lain tidak kalah tinggi.
"Namun memang yang menarik adalah amplifikasi yang dilakukan di beberapa platform media sosial seolah-olah itu terjadi seluruhnya di wilayah Jakarta Barat,"
Kombes Imannuddin menambahkan bahwa wilayah Jakbar memiliki demografi yang lebih beragam dibanding wilayah lain. Perbedaan ini mencakup variasi ekonomi, strata sosial, dan tingkat pendidikan masyarakat, yang bisa memengaruhi tingkat kejahatan.
"Nah kemudian memang Jakarta Barat ini cukup heterogen baik dari strata sosial, kemudian ekonomi, maupun pendidikan dibanding wilayah-wilayah Jakarta yang lainnya juga, sehingga itu menjadi salah satu faktor yang memengaruhi meningkatnya tindak pidana di sana,"
Menyusul hal tersebut, Iman membandingkan Jakbar dengan Jakarta Selatan. Ia menilai wilayah selatan memiliki lebih sedikit kasus begal karena fokusnya pada sentra bisnis dan kegiatan ekonomi yang dinamis.
"Sementara kalau kita bandingkan di Jakarta Selatan juga cukup banyak sentra bisnis dan tempat-tempat kegiatan masyarakat beraktivitas dalam hal berusaha. Ini berpengaruh juga,"