Wahanaberita
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Pemerintah Gelar Rakor Tanggap Darurat Bencana Gempa NTT

Published Agustus 17, 2026 · Updated Agustus 17, 2026 · By Jessica Johnson - wahanaberita.com

Foto : Jessica Johnson - wahanaberita.com

995 Gempa Susulan dan 53 Korban Jiwa: Pemerintah Percepat Tanggap Darurat di Flores

Wahanaberita.com – Gempa utama berkekuatan 7,7 yang mengguncang Pulau Flores telah memicu 995 kali gempa susulan hingga saat ini, dengan kekuatan terbesar mencapai 6,2. Berdasarkan data sementara per 16 Agustus 2026, enam kabupaten terdampak mencatat total 53 korban meninggal dunia. Rinciannya: Kabupaten Manggarai 25 orang, Manggarai Timur 20 orang, Sikka 4 orang, Ende 2 orang, Manggarai Barat 1 orang, dan Ngada 1 orang.

Kepala BNPB Suharyanto juga melaporkan adanya tambahan korban di Pulau Palue, Kabupaten Sikka. Tim asesmen akan segera diterjunkan ke wilayah tersebut sekaligus memastikan ketersediaan logistik bagi masyarakat setempat.

Kerusakan Infrastruktur

Dari sisi kerusakan permukiman, tercatat sementara 299 rumah rusak berat, 65 rumah rusak sedang, dan 50 rumah rusak ringan. Angka-angka tersebut masih terus diperbarui seiring berjalannya asesmen di lapangan.

Rakor Hybrid di Posko Utama Manggarai

Untuk mengoordinasikan percepatan penanganan darurat, pemerintah menggelar rapat koordinasi secara hybrid yang dipusatkan di Posko Utama Kabupaten Manggarai. Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono hadir langsung dalam forum tersebut.

Rakor ini turut dihadiri Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa, Cucun Ahmad Syamsurijal, dan Sari Yuliati. Dari sisi kementerian dan lembaga, yang ikut serta antara lain Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Sosial, Kementerian Kesehatan, BNPB, Basarnas, serta sejumlah BUMN terkait.

Cucun Ahmad Syamsurijal menjelaskan bahwa tujuan rakor adalah memperoleh gambaran kondisi terkini beserta langkah taktis yang harus dieksekusi dalam satu hingga dua hari ke depan.

"Kita minta laporan kondisi existing, kemudian juga langkah taktis yang diambil dalam tanggap darurat, dan penanganan-penanganan yang harus segera cepat dilakukan."

Ia juga menekankan pentingnya kejelasan pembagian peran antara BNPB, Kemensos, pemerintah daerah, serta kementerian/lembaga terkait. Menurut Cucun, kecepatan respons menjadi krusial karena dampak gempa tidak terbatas pada Kabupaten Manggarai saja, melainkan merambah sejumlah kabupaten lain di Pulau Flores.

Kesiapan Logistik Kemensos

Agus Jabo menegaskan bahwa Kemensos siap memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak terpenuhi secepat mungkin. Tiga gudang logistik milik kementerian tersebut — dua di Kupang (Sentra Efata dan Dinsos Provinsi) serta satu lagi — telah disiapkan sejak hari sebelumnya.

"Kemensos memiliki tiga gudang, yang dua ada di Kupang, satu di Sentra Efata dan satu di Dinsos Provinsi. Sejak kemarin barang sudah siap, tetapi karena ada kondisi kapal tidak bisa berlayar, maka pada malam hari ini baru bergerak."

Kendala akses distribusi mendorong Kemensos menyiapkan strategi alternatif berupa pengadaan langsung di titik-titik terdampak, sehingga kebutuhan masyarakat tidak harus menunggu seluruh logistik tiba dari gudang pusat.

Prioritas Bantuan dan Dapur Umum

Bantuan yang didahulukan mencakup bahan makanan serta perlengkapan darurat seperti tenda, selimut, pakaian, dan kebutuhan khusus bagi perempuan dan anak-anak.

"Yang kita distribusikan mulai dari bahan-bahan permakanan, kemudian logistik. Logistik itu mulai dari tenda, kemudian selimut, termasuk bagian ibu-ibu, bagian anak-anak."

Untuk memperkuat ketahanan pangan, Kemensos juga menyiapkan pengadaan 48 ton beras melalui kerja sama dengan Bulog setempat.

Selain distribusi logistik, dapur umum dioperasikan di wilayah-wilayah dengan konsentrasi pengungsi tinggi, antara lain Nagekeo, Sikka, dan Manggarai. Total produksi yang disiapkan selama tujuh hari mencapai 168.854 porsi.

Santunan untuk Ahli Waris

Kemensos telah menyalurkan santunan kepada ahli waris korban meninggal dunia. Dua ahli waris yang teridentifikasi menerima masing-masing Rp15 juta.

"Secara simbolis yang teridentifikasi itu dua orang. Jadi kita sudah berikan masing-masing ahli waris Rp15 juta. Dan nanti begitu data sudah disinkronisasi, akan segera kita berikan."

Agus menegaskan bahwa pola distribusi akan terus disesuaikan dengan kondisi lapangan. Untuk wilayah yang sulit dijangkau lewat jalur darat maupun laut, pengadaan kebutuhan akan dilakukan langsung di lokasi, sementara dukungan transportasi udara dikoordinasikan bersama BNPB.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Pemerintah Gelar Rakor Tanggap Darurat Bencana?

Pemerintah Gelar Rakor Tanggap Darurat Bencana is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Pemerintah Gelar Rakor Tanggap Darurat Bencana matter?

Pemerintah Gelar Rakor Tanggap Darurat Bencana matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.