Wahanaberita
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Paniknya Turis Selamatkan Diri Saat Gempa M 7,7 NTT: Atap-Tembok Hotel Hancur

Published Agustus 16, 2026 · Updated Agustus 16, 2026 · By Jennifer Jackson - wahanaberita.com

Foto : Jennifer Jackson - wahanaberita.com

Paniknya Turis Selamatkan Diri Saat Gempa M 7,7 NTT: Hotel Jayakarta Hancur

Kronologi Kepanikan Wisatawan di Labuan Bajo

Wahanaberita.com – Paniknya Turis Selamatkan Diri Saat gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi momen yang tak terlupakan bagi para wisatawan. Gempa dahsyat ini tidak hanya menyebabkan kerusakan fisik yang signifikan, tetapi juga memicu kepanikan massal di kalangan pengunjung yang sedang berlibur di destinasi wisata populer Labuan Bajo. Hotel-hotel di kawasan tersebut mengalami kerusakan parah, dengan atap dan dinding yang runtuh akibat guncangan kuat.

Kejadian ini terjadi pada Sabtu pagi, sekitar pukul 05.00 WITA, ketika sebagian besar wisatawan masih tertidur lelap di kamar mereka. Guncangan yang terasa sangat kuat membuat banyak orang terbangun dan segera mencari jalan keluar untuk menyelamatkan diri. Hotel Jayakarta yang berlokasi di Jalan Pantai Pede menjadi salah satu bangunan yang paling parah terdampak, dengan kerusakan yang terlihat jelas pada struktur bangunannya.

Detail Kerusakan dan Kesaksian Korban

Menurut laporan visual yang beredar, Hotel Jayakarta mengalami kerusakan cukup parah terutama pada lantai satu. Bagian dinding depan sepanjang sekitar 30 meter terlihat retak dan rusak parah. Bata-bata yang patah berhamburan di lantai, menciptakan pemandangan yang cukup menakutkan bagi para tamu yang berhasil keluar. Plafon atau atap pada lantai satu juga jebol akibat guncangan hebat tersebut.

Nova beserta pasangannya merupakan dua dari sekian banyak tamu yang berhasil menyelamatkan diri dari lantai lima Hotel Jayakarta. Menurut Nova, getaran gempa yang dirasakan di dalam kamar terasa sangat kuat menjelang pukul 05.00 WITA ketika keduanya masih tertidur. Awalnya, pasangan tersebut ragu untuk keluar dari kamar karena guncangan yang begitu kuat dan membuat mereka tidak yakin apakah gempa akan segera berhenti atau berlanjut.

"Kami waktu itu lagi tidur, gempa sangat keras sekali," ujar Nova dalam keterangannya yang dilansir detikBali pada Sabtu (15/8/2026).

Keputusan untuk keluar dari kamar akhirnya diambil setelah guncangan mulai melemah. Mereka bergegas turun menuruni tangga bersama para turis lain yang juga sedang panik. Proses evakuasi ini dilakukan dengan terburu-buru, dengan banyak orang yang bahkan tidak sempat mengambil barang-barang pribadi mereka.

"Saya ganti baju langsung turun ke bawah, mungkin nggak ada satu menit saya langsung turun ke bawah. Bersama tamu-tamu lain," jelasnya.

Saat tiba di lantai satu, Nova merasa sangat panik karena melihat sebagian dinding sudah roboh. Plafon hotel juga terlihat berjatuhan ke lantai, menambah kepanikan yang sudah ada. Dia dan beberapa tamu lainnya segera berlari ke halaman hotel untuk menjauhi gedung yang rusak tersebut. Pemandangan di luar menunjukkan bahwa kerusakan tidak hanya terjadi di Hotel Jayakarta, tetapi juga di bangunan-bangunan sekitarnya.

"Semua orang pada turun, saya lihat atap (plafon), tembok sudah hancur semua," tuturnya.

Dampak dan Respons Terhadap Gempa

Gempa M 7,7 yang melanda NTT ini memberikan dampak signifikan terhadap infrastruktur pariwisata di wilayah tersebut. Selain Hotel Jayakarta, beberapa bangunan lain juga mengalami kerusakan yang memerlukan perbaikan. Para wisatawan yang tersisa di lokasi kemudian dievakuasi dengan aman ke tempat-tempat yang lebih aman.

Tim tanggap darurat segera dikerahkan untuk melakukan penilaian kerusakan dan memastikan tidak ada korban jiwa yang tertimpa reruntuhan. Proses evakuasi dan penyelamatan dilakukan dengan cepat dan terorganisir, berkat koordinasi yang baik antara pihak hotel, pemerintah daerah, dan tim SAR.

Bagi para wisatawan yang mengalami kejadian ini, pengalaman tersebut menjadi pelajaran berharga tentang pentingnya kesiapsiagaan bencana. Meskipun gempa tidak selalu dapat diprediksi, pengetahuan tentang prosedur evakuasi dan lokasi aman dapat menyelamatkan nyawa dalam situasi darurat.

FAQ: Pertanyaan Umum Tentang Gempa NTT

Berapa magnitudo gempa yang mengguncang NTT? Gempa yang terjadi memiliki magnitudo 7,7 dan mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur, termasuk Labuan Bajo.

Kapan gempa tersebut terjadi? Gempa terjadi pada hari Sabtu pagi, sekitar pukul 05.00 WITA.

Hotel mana yang mengalami kerusakan parah? Hotel Jayakarta di Jalan Pantai Pede, Labuan Bajo, mengalami kerusakan parah pada atap dan dindingnya.

Apakah ada korban jiwa? Gempa bumi tersebut telah menyebabkan sejumlah korban jiwa, meskipun jumlah pastinya masih dalam proses verifikasi.

Bagaimana cara menyelamatkan diri saat gempa? Selalu tetap tenang, cari tempat yang aman, hindari bangunan yang retak, dan evakuasi ke area terbuka jika memungkinkan.

Untuk informasi lebih lanjut tentang gempa NTT, kunjungi artikel lengkap di detik.com.

Related Reading