Wahanaberita
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

MPR Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan ke Guru PAUD

Published Agustus 17, 2026 · Updated Agustus 17, 2026 · By Karen Williams - wahanaberita.com

Foto : Karen Williams - wahanaberita.com

MPR Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan kepada 250 Guru PAUD Persistri di Bandung

Wahanaberita.com – Sebanyak 250 pendidik anak usia dini yang tergabung dalam Persatuan Islam Istri (Persistri) mengikuti kegiatan MPR Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan berbasis komunitas. Para guru berasal dari wilayah Bandung Raya, Garut, dan Sumedang, dan seluruhnya hadir secara utuh dari pembukaan hingga penutupan acara. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan nilai kebangsaan sejak jenjang pendidikan paling awal.

Latar Belakang dan Kerangka Kerja Sama

Acara tersebut merupakan buah kolaborasi antara Badan Sosialisasi MPR RI dengan Pimpinan Pusat Persistri. Pelaksanaan berlangsung di Artotel Suites Aquila Bandung pada Sabtu, 15 Agustus, sementara keterangan resmi kepada publik dirilis keesokan harinya, Minggu, 16 Agustus 2026. Pemilihan guru PAUD sebagai sasaran sosialisasi didasarkan pada pertimbangan bahwa pembentukan karakter anak dimulai jauh sebelum mereka memasuki jenjang formal yang lebih tinggi.

Dalam konteks ini, MPR Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan tidak sekadar menjadi agenda seremonial, melainkan instrumen strategis untuk memastikan bahwa fondasi ideologis negara tertanam pada generasi yang masih berada dalam fase paling rentan terhadap pengaruh nilai dari luar.

Pesan Inti: Menjaga Fondasi Ideologi Bangsa

Muhammad Hoerudin Amin, Wakil Ketua Badan Sosialisasi MPR RI sekaligus Anggota Fraksi PAN MPR Dapil Jawa Barat XI, memimpin pembukaan kegiatan. Ia mengingatkan bahwa bangsa yang melepaskan pegangan pada nilai dasar dan ideologinya akan kehilangan arah menuju kehancuran.

Amin menegaskan bahwa empat pilar negara—Pancasila sebagai dasar negara, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai konstitusi, Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai bentuk negara, serta Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan—harus terus ditanamkan secara konsisten kepada generasi muda meskipun arus nilai asing tak henti mengalir masuk.

"Karena nilai-nilai itulah negara Indonesia yang beragam ini masih terus bersatu, luput dari ancaman perpecahan yang terus muncul bergantian. Dan sampai kapan pun, kita akan terus menjaga, mempertahankan, dan mengajarkannya kepada generasi muda agar Indonesia yang kita cintai senantiasa lestari."

Ia juga menekankan bahwa penanaman nilai tidak harus bersifat abstrak. Bagi guru PAUD, implementasinya cukup sederhana: membiasakan kebersihan, saling membantu, bekerja sama, serta menumbuhkan sikap toleransi dalam interaksi sehari-hari di kelas.

"Kalau nilai-nilai kebaikan sudah menjadi kebiasaan sejak kecil, maka saat mereka dewasa telah mendarah daging menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Sehingga tanpa diminta, mereka akan melaksanakannya sebagai panggilan hati."

Persistri: Guru PAUD sebagai Duta Nilai Kebangsaan

Lia Yuliani, Ketua Umum Pimpinan Pusat Persistri, menyerukan agar seluruh peserta sosialisasi bertransformasi menjadi duta empat pilar di lingkungan masing-masing. Menurutnya, edukasi kebangsaan perlu dilakukan secara aktif sejak dini dan mencakup ranah keluarga, sekolah, hingga kehidupan bermasyarakat.

"Semakin cepat kita mengenalkan empat pilar kepada mereka, semakin besar peluang keberhasilan menanamkan kebaikan. Artinya, semakin cepat semakin baik—sebelum mereka mengenal nilai-nilai lain di luar sana."

Ia menambahkan bahwa sosialisasi idealnya berawal dari lingkaran terdekat: keluarga, tetangga, dan saudara. Dengan demikian, ketika guru mulai mengenalkan nilai kebangsaan kepada lingkungan yang lebih luas, fondasi di rumah sudah terlebih dahulu berjalan.

"Orang terdekatlah yang diprioritaskan, agar ketika mulai mengenalkan kepada lingkungan, keluarga kita terlebih dahulu sudah melaksanakannya."

Peserta dan Pembicara Lainnya

Selain Hoerudin Amin, acara turut dihadiri sejumlah pejabat Badan Sosialisasi MPR RI. Di antara pembicara yang hadir terdapat Abraham Liyanto selaku Ketua Badan Sosialisasi, Abidin Fikri sebagai Wakil Ketua, serta anggota badan sosialisasi lainnya: Chusnunia Chalim, Putih Sari, Sofyan Tanima, Inugraha, Furtasan Ali Yusuf, Zuhri M. Syazali, Evi Apita Maya, Junaidi Aulya, dan M.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa saja empat pilar kebangsaan Indonesia?

Empat pilar tersebut adalah Pancasila sebagai dasar negara, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai konstitusi tertinggi, Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai bentuk negara, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan persatuan dalam keberagaman.

Mengapa guru PAUD dipilih sebagai sasaran sosialisasi?

Guru PAUD berinteraksi langsung dengan anak pada fase pembentukan karakter awal. Kebiasaan baik yang ditanam di usia dini cenderung menetap hingga dewasa, sehingga peran pendidik PAUD dinilai strategis dalam menyalurkan nilai kebangsaan secara organik dan berkelanjutan.

Kapan dan di mana kegiatan ini dilaksanakan?

Sosialisasi berlangsung pada Sabtu, 15 Agustus, di Artotel Suites Aquila Bandung. Keterangan resmi kepada publik dirilis pada Minggu, 16 Agustus 2026. Peserta berasal dari wilayah Bandung Raya, Garut, dan Sumedang.

Siapa yang menyelenggarakan kegiatan ini?

Kegiatan merupakan hasil kerja sama antara Badan Sosialisasi MPR RI dan Pimpinan Pusat Persistri. Pembukaan dipimpin oleh Muhammad Hoerudin Amin, Wakil Ketua Badan Sosialisasi MPR RI dan Anggota Fraksi PAN MPR Dapil Jawa Barat XI.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is MPR Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan ke Guru?

MPR Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan ke Guru is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does MPR Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan ke Guru matter?

MPR Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan ke Guru matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.