Wahanaberita
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Motor Rem Blong Tabrak Pohon di Buleleng Bali, 2 Orang Tewas

Published Oktober 23, 2026 · Updated Oktober 23, 2026 · By Jessica Johnson - wahanaberita.com

Foto : Jessica Johnson - wahanaberita.com

Dua Pengendara Meninggal Setelah Motor Menghantam Pohon di Buleleng

Wahanaberita.com – Dua pria meninggal dunia setelah sepeda motor Honda Vario yang mereka tumpangi mengalami kecelakaan di Jalan Desa Selat, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Bali. Kendaraan tersebut diduga kehilangan fungsi pengereman ketika melintasi ruas jalan dengan turunan tajam, lalu keluar kendali dan menghantam pohon besar di pinggir jalan.

Peristiwa itu terjadi di Banjar Dinas Tukad Juwuk, Desa Selat, sekitar pukul 14.00 Wita. Benturan keras menyebabkan pengendara dan penumpangnya mengalami luka serius. Keduanya sempat dibawa ke RS Parama Sidhi Singaraja, tetapi nyawa mereka tidak dapat diselamatkan.

Korban Berasal dari Bekasi dan Jakarta Utara

Sepeda motor bernomor polisi DK 5491 FAY itu dikendarai oleh Lilik Prianto, 47 tahun, warga Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat. Di belakangnya, Faisal Syachori, 47 tahun, warga Semper Barat, Cilincing, Jakarta Utara, turut menjadi penumpang.

Kasi Humas Polres Buleleng Iptu Yohana Rosalin Diaz menyampaikan bahwa kedua korban mengalami pendarahan pada bagian hidung dan telinga setelah kecelakaan. Kondisi tersebut diketahui saat mereka memperoleh penanganan medis di rumah sakit.

“Keduanya mengalami pendarahan dari hidung dan telinga. Setelah dibawa ke RS Parama Sidhi Singaraja, keduanya dinyatakan meninggal dunia oleh dokter jaga,” ujar Yohana saat dikonfirmasi Kamis (22/10/2026).

Kecelakaan ini menambah perhatian terhadap risiko perjalanan di jalur yang memiliki kontur menurun. Pengendara perlu memberikan ruang lebih besar untuk mengendalikan laju kendaraan, terutama ketika melewati ruas dengan kemiringan tajam dan kondisi pengereman menjadi faktor penting dalam menjaga keselamatan.

Motor Melaju dari Selatan ke Utara

Motor yang dikendarai Lilik bergerak dari arah selatan menuju utara sebelum mencapai lokasi kejadian. Saat memasuki bagian jalan yang menurun tajam, kendaraan diduga tidak dapat direm secara normal. Dalam situasi tersebut, motor menjadi tidak stabil dan akhirnya menabrak pohon besar yang berada di sisi barat jalan.

Tabrakan dengan objek tetap seperti pohon dapat menimbulkan dampak sangat berat karena kendaraan berhenti secara mendadak setelah melaju. Pada sepeda motor, pengendara dan pembonceng tidak memiliki perlindungan rangka kendaraan seperti pengguna mobil, sehingga gangguan teknis maupun hilangnya kendali dapat berakibat fatal.

Belum ada rincian lain mengenai kondisi kendaraan sebelum kecelakaan ataupun langkah lanjutan terkait pemeriksaan penyebab insiden tersebut. Dugaan awal yang disampaikan adalah adanya masalah pada rem motor saat kendaraan melewati turunan.

Pentingnya Pemeriksaan Kendaraan Sebelum Melintasi Jalur Menurun

Perjalanan menggunakan sepeda motor di jalan dengan perubahan elevasi membutuhkan kesiapan kendaraan dan pengendara. Sistem pengereman menjadi komponen utama yang perlu diperhatikan karena berfungsi mengurangi kecepatan secara bertahap, khususnya ketika kendaraan meluncur menuruni jalan.

Pengendara juga perlu menjaga kecepatan sejak sebelum memasuki turunan. Mengurangi laju kendaraan lebih awal dapat membantu memberi waktu untuk merespons perubahan kondisi jalan, kendaraan lain, maupun hambatan di sekitar jalur. Penggunaan pengereman yang terukur dan posisi berkendara yang stabil turut menjadi hal penting saat melintasi jalan menurun.

Bagi pembonceng, posisi duduk dan keseimbangan juga dapat memengaruhi kestabilan sepeda motor. Namun, dalam keadaan gangguan teknis yang serius, kemampuan pengendara untuk mengendalikan kendaraan dapat sangat terbatas. Karena itu, pemeriksaan rutin pada rem dan bagian penting kendaraan menjadi langkah pencegahan yang relevan sebelum melakukan perjalanan.

Peristiwa di Desa Selat ini berujung duka bagi keluarga Lilik Prianto dan Faisal Syachori. Kedua korban dinyatakan meninggal setelah mendapat perawatan di RS Parama Sidhi Singaraja. Kecelakaan tersebut terjadi pada Jumat (23/10/2026), dengan lokasi berada di Banjar Dinas Tukad Juwuk, Desa Selat, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Bali.

Keselamatan di jalan tidak hanya dipengaruhi oleh kemampuan pengendara, tetapi juga kesiapan kendaraan dan karakter jalur yang dilalui. Ruas jalan menurun tajam menuntut kewaspadaan lebih tinggi karena kecepatan kendaraan dapat bertambah dengan cepat. Pemeriksaan kendaraan, pengendalian laju, dan perhatian penuh terhadap kondisi sekitar tetap menjadi bagian penting dalam perjalanan dengan sepeda motor.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Motor Rem Blong Tabrak Pohon di Buleleng?

Motor Rem Blong Tabrak Pohon di Buleleng is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Motor Rem Blong Tabrak Pohon di Buleleng matter?

Motor Rem Blong Tabrak Pohon di Buleleng matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.