Wahanaberita
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Update Korban Gempa NTT: 47 Orang Meninggal, Ratusan Rumah Rusak

Published Agustus 16, 2026 · Updated Agustus 16, 2026 · By James Thomas - wahanaberita.com

Foto : James Thomas - wahanaberita.com

Perkembangan Terbaru Gempa Bumi di Nusa Tenggara Timur

Wahanaberita.com – Gempa berkekuatan Magnitudo 7 mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur pada pagi hari pukul 04.58.24 WIB. Berdasarkan informasi yang telah diperbarui, episentrum gempa terletak di wilayah laut, tepatnya sekitar 38 kilometer arah timur laut dari Mbay, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur. Kedalaman pusat gempa tercatat sebesar 15 kilometer dari permukaan laut. Peristiwa ini menjadi salah satu bencana alam terbesar yang melanda kawasan tersebut dalam beberapa tahun terakhir.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis data terkini mengenai penanganan bencana tersebut. Hingga saat ini, jumlah korban jiwa telah mencapai 47 orang. Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, menyampaikan rincian sebaran korban pada Sabtu (15/8/2026). Tim SAR terus bekerja keras di lapangan untuk menyelamatkan para korban yang masih tertimpa reruntuhan bangunan.

Total jumlah korban meninggal dunia mencapai 47 orang. Sebaran korban tersebut teridentifikasi di Kabupaten Manggarai 24 orang, Manggarai Timur 17 orang, Sikka 3 orang, Ngada 1 orang dan Ende 1 orang.

Selain itu, tim SAR terus bekerja di lapangan. Mereka berharap memanfaatkan golden hour selama 72 jam sejak kejadian untuk menyelamatkan dan mengevaluasi seluruh korban yang terdampak. Seluruh potensi SAR Nasional di berbagai wilayah Indonesia diharapkan dapat memberikan dukungan penuh. Evakuasi dan pencarian korban masih terus berlangsung di berbagai titik terdampak.

Rincian Korban dan Kerusakan Fasilitas

Direktur Kesiapsiagaan Basarnas, Noer Isrodin Muchlisin, menjelaskan detail korban di beberapa kabupaten. Di Kabupaten Manggarai Timur, tercatat 11 orang meninggal dunia dan 24 orang mengalami luka-luka. Sementara itu, Kabupaten Sikka mencatat 3 korban jiwa dan 2 orang luka-luka. Kondisi para korban luka bervariasi dari ringan hingga berat, sehingga memerlukan penanganan medis yang berbeda-beda.

Di Kabupaten Manggarai Barat, terdapat 1 orang meninggal dan 2 orang terluka. Kabupaten Manggarai sendiri mencatat 24 korban jiwa dengan 22 orang korban luka. Kabupaten Nagekeo juga mencatat 1 orang meninggal dunia. Angka-angka ini masih bersifat sementara dan dapat berubah seiring dengan proses evakuasi yang berlangsung.

Data sementara pada pukul 17.00 WIB, Sabtu (15/8), menunjukkan total rumah rusak berat sebanyak 157 unit. Rumah rusak sedang mencapai 41 unit, sedangkan rusak ringan sebanyak 148 unit. Kerusakan juga melanda fasilitas umum, termasuk pendidikan 87 unit, kesehatan 18 unit, tempat ibadah 5 unit, dan kantor 6 unit. Banyak warga yang kini harus tinggal di tenda-tenda darurat sementara proses rehabilitasi berlangsung.

Upaya Evakuasi dan Bantuan

Petugas saat ini sedang mengevakuasi serta memberikan perawatan medis kepada para korban luka. BNPB bersama pihak terkait telah mengirimkan bantuan pangan dan non-pangan ke wilayah bencana. Helikopter Basarnas telah dikerahkan dan saat ini berada di Bandara Ngurah Rai, sementara drone sedang diisi bahan bakar di lokasi yang sama. Bantuan logistik terus mengalir dari berbagai daerah di Indonesia.

Kantor Pusat Basarnas juga akan menuju lokasi terdampak. Kapal KN Puntadewa dari Maumere telah tiba di Pelabuhan Waingapu untuk melaksanakan kegiatan evakuasi di sana. Koordinasi antar lembaga semakin intensif untuk memastikan bantuan sampai kepada para korban dengan cepat dan tepat sasaran.

Gempa ini juga memicu tsunami di 10 titik wilayah NTT hingga mencapai Sulawesi Selatan. Ratusan gempa susulan telah terjadi sejak gempa utama berlangsung. Warga diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari petugas setempat.

FAQ: Pertanyaan Umum Tentang Gempa NTT

Berapa jumlah korban tewas akibat gempa NTT? Jumlah korban tewas mencapai 47 orang dengan sebaran di lima kabupaten berbeda.

Di mana lokasi episentrum gempa? Episentrum terletak di laut, sekitar 38 kilometer arah timur laut dari Mbay, Kabupaten Nagekeo.

Berapa banyak rumah yang rusak? Total 346 rumah rusak, terdiri dari 157 rusak berat, 41 rusak sedang, dan 148 rusak ringan.

Apakah ada tsunami yang terjadi? Ya, tsunami terjadi di 10 titik wilayah NTT hingga mencapai Sulawesi Selatan.

Kapan golden hour untuk evakuasi? Golden hour berlangsung selama 72 jam sejak gempa terjadi, yaitu hingga Minggu (17/8/2026).

Related Reading