Kapal Virgo Tenggelam, SAR Pakai Robot Bawah Air Maksimalkan Cari Korban
Kapal Virgo Tenggelam, SAR Pakai Robot Bawah Air untuk Pencarian Korban
Wahanaberita.com – Operasi pencarian korban setelah KM Virgo Transport 8 tenggelam terus dimaksimalkan. Dalam penanganan Kapal Virgo Tenggelam SAR Pakai teknologi robot bawah air berupa Remotely Operated Vehicle (ROV) untuk memantau kondisi bangkai kapal dan membantu mengarahkan tim penyelam di lokasi.
ROV merupakan perangkat berkamera yang dikendalikan dari permukaan. Alat ini digunakan untuk melihat kondisi bawah air, termasuk posisi kapal, akses menuju bagian tertentu, serta area yang perlu diperiksa lebih dahulu. Rekaman dari kamera ROV kemudian menjadi bahan koordinasi bagi personel yang melakukan penyelaman.
“Kita menggunakan ROV yang ada, kamera monitor kemudian posisinya akan disampaikan ke penyelam,” kata Direktur Operasi Basarnas Laksmana Pertama Yudhi Bramantyo Nur Sasongko, Sabtu (19/9/2026).
Robot Bawah Air Membantu Pemetaan Lokasi Kapal
Dalam operasi kapal tenggelam, pemetaan awal menjadi tahap penting sebelum penyelam masuk lebih jauh ke area bangkai kapal. Kondisi bawah air dapat berbeda-beda, sementara ruang dan lorong di dalam kapal membutuhkan pemeriksaan yang cermat. Karena itu, ROV digunakan untuk memberikan gambaran visual dari lokasi yang tidak mudah dijangkau secara langsung.
Informasi yang diperoleh melalui robot bawah air membantu tim memahami orientasi kapal serta memperkirakan titik pemeriksaan yang paling relevan. Dengan pemantauan dari permukaan, tim dapat menyusun langkah pencarian secara lebih terarah tanpa hanya mengandalkan pengamatan langsung oleh penyelam.
Pendekatan ini menjadi bagian dari upaya Kapal Virgo Tenggelam SAR Pakai peralatan pendukung agar pencarian korban dapat dilakukan secara maksimal. ROV tidak menggantikan tugas penyelam, melainkan memperkuat koordinasi dan memberi petunjuk awal sebelum pemeriksaan langsung dilaksanakan.
ROV dan Tim Penyelam Beroperasi Bersamaan
Basarnas menegaskan penggunaan ROV tetap menjadi unsur utama dalam pencarian. Robot bawah air tersebut dijalankan bersamaan dengan kegiatan penyelaman, sehingga pemantauan visual dan pemeriksaan langsung dapat berlangsung dalam satu rangkaian operasi.
“ROV tetap yang utama kita gunakan. Jadi ROV berjalan, tim penyelam juga berjalan,” terangnya.
Kerja bersamaan antara operator ROV dan penyelam memungkinkan informasi dari kamera segera disampaikan kepada tim di bawah air. Bila kamera menemukan jalur, ruang, atau bagian kapal yang membutuhkan perhatian, temuan itu dapat menjadi acuan bagi penyelam untuk melanjutkan penelusuran.
Selain membantu menentukan arah pemeriksaan, kamera bawah air juga memberi gambaran mengenai kondisi sekitar kapal. Hal tersebut penting untuk mendukung pengambilan keputusan di lapangan, terutama ketika tim perlu memprioritaskan area tertentu dalam proses pencarian dan evakuasi.
Sejumlah Barang Berhasil Diamankan
Dalam dua hari terakhir, tim penyelam telah berhasil masuk ke dalam KM Virgo Transport 8. Dari penelusuran tersebut, sejumlah barang ditemukan dan diamankan untuk kebutuhan penanganan lebih lanjut.
Barang-barang yang ditemukan meliputi 197 paket kiriman ekspedisi, sembilan flare, alat bantu pelontar flare, baterai life raft, lampu life raft, serta satu dompet berwarna cokelat yang berisi KTP. Seluruh temuan itu dibawa dan diamankan di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin.
Barang hasil penelusuran nantinya diserahkan kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Penyerahan tersebut dimaksudkan sebagai tambahan bahan dalam pemeriksaan terkait peristiwa tenggelamnya KM Virgo Transport 8.
Pencarian Korban Tetap Menjadi Prioritas
Penggunaan ROV memperluas kemampuan tim dalam mengamati area kapal dari atas permukaan. Rekaman kamera dapat membantu mempercepat pemetaan bagian-bagian kapal, sementara penyelam tetap melakukan pemeriksaan langsung sesuai kebutuhan operasi di lapangan.
Dalam penanganan Kapal Virgo Tenggelam SAR Pakai kombinasi pemantauan teknologi dan kerja penyelam agar pencarian korban berjalan lebih fokus. Data visual dari ROV membantu mengurangi ketidakpastian mengenai kondisi bangkai kapal sebelum tim melanjutkan pencarian pada ruang atau titik tertentu.
Temuan barang dari dalam kapal menunjukkan proses penelusuran telah dilakukan pada sejumlah area. Selanjutnya, hasil pemantauan robot bawah air dan laporan tim penyelam akan menjadi dasar untuk menentukan langkah pencarian berikutnya di sekitar KM Virgo Transport 8.
FAQ Pencarian KM Virgo Transport 8
Apa fungsi ROV dalam operasi SAR kapal tenggelam?
ROV berfungsi sebagai robot berkamera yang memantau kondisi bawah air dari permukaan. Rekamannya membantu tim melihat posisi kapal dan memberikan informasi kepada penyelam mengenai area yang perlu diperiksa.
Apakah ROV digunakan tanpa penyelam?
Tidak. ROV dan tim penyelam beroperasi bersamaan. ROV membantu pemetaan dan pemantauan, sedangkan penyelam melakukan pemeriksaan langsung di dalam atau di sekitar bangkai kapal.
Barang apa saja yang ditemukan dari KM Virgo Transport 8?
Tim menemukan 197 paket kiriman ekspedisi, sembilan flare, alat bantu pelontar flare, baterai dan lampu life raft, serta dompet cokelat berisi KTP. Barang tersebut telah diamankan di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, sebelum diserahkan kepada KNKT.