Wahanaberita
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Jembatan TKP ASN Jatuh di Sungai Cisadane Cuma Bisa Dilintasi Satu Motor

Published Agustus 14, 2026 · Updated Agustus 14, 2026 · By Mark Williams - wahanaberita.com

Foto : Mark Williams - wahanaberita.com

Insiden ASN Pemkot Bogor Jatuh ke Sungai Cisadane, Jembatan Hanya Muat Satu Motor

Wahanaberita.com – Seorang pegawai negeri sipil (PNS) milik Pemerintah Kota Bogor, Bayu Zulkarnain, diperkirakan tergelincir ke dalam aliran Sungai Cisadane. Kejadian ini berlangsung di kawasan Cipaku, Bogor Selatan, Jawa Barat. Korban saat itu sedang menyeberangi sebuah jembatan yang memiliki kemiringan cukup tajam. Insiden ini menarik perhatian warga sekitar karena lokasi tersebut merupakan jalur alternatif yang sering dilintasi.

Keterbatasan Kapasitas Jembatan

Menurut keterangan pihak kepolisian, struktur jembatan tersebut memiliki keterbatasan kapasitas. Hanya satu kendaraan roda dua yang dapat melintas pada satu waktu. Jembatan ini berfungsi sebagai penghubung antara Kelurahan Cipaku dengan Pamoyanan. Kondisi ini menyebabkan pengguna jalan harus bergantian saat melewati area tersebut.

Jembatan penghubung antara Kelurahan Cipaku dan Pamoyanan. Jalan alternatif tersebut cukup curam terutama dari arah Cipaku ke Pamoyanan, ujar Kapolsek Bogor Selatan Kompol Ihin Solihin saat dihubungi wartawan, Jumat (14/8/2026).

Ihin Solihin menambahkan bahwa pengguna jalan harus bergantian saat melewati jembatan tersebut. Satu sepeda motor saja yang diperbolehkan melintas dalam satu waktu. Berdasarkan perkiraan, jarak antara permukaan jembatan hingga dasar sungai berkisar antara 25 hingga 30 meter. Kondisi ini menambah risiko bagi pejalan kaki maupun pengendara yang melintas.

Di jembatannya harus bergantian cukup satu sepeda motor saat melintas jembatan tersebut, tambahnya.

Dari awal turunan ujung jembatan mungkin kurang antar 25 sampai dengan 30 meteran, jelasnya.

Kronologi dan Identitas Korban

Kronologi insiden ini bermula pada Kamis (13/8) sekitar pukul 19.00 WIB. Bayu Zulkarnain saat itu sedang dalam perjalanan pulang dari tempat kerjanya. Ia merupakan pegawai ASN Pemkot Bogor yang bertugas di Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah. Kejadian terjadi saat ia melintasi jalur yang familiar dalam aktivitas sehari-harinya.

Pulang kerja. Kebetulan pegawai ASN Pemkot Bogor di Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah, ujar Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Dimas Tiko Prahadisasongko, saat dihubungi detikcom, Jumat (14/8).

Menurut Dimas Tiko Prahadisasongko, korban diduga tergelincir karena kemiringan jalan yang cukup curam. Lokasi jembatan ini memang sering dilintasi oleh korban dalam aktivitas sehari-hari. Jalur tersebut memang didesain khusus untuk sepeda motor dengan turunan yang cukup tajam. Dugaan awal menyebutkan bahwa kemiringan turunan menjadi penyebab utama korban jatuh ke sungai.

Hal ini diperkuat dengan temuan motor korban yang tergeletak di atas jembatan. Selain itu, tas milik korban juga terlihat mengambang di permukaan air. Tas korban ditemukan mengapung pada jarak sekitar 100 meter dari titik dugaan jatuhnya korban. Sementara itu, sepeda motor korban berada dalam posisi tergeletak di atas jembatan. Helm dan tas korban terlihat di permukaan air.

Motornya ditemukan di atas tergeletak, terus helm dan tasnya itu ada di muka air sekitar 100 meter dari dugaan titik jatuh, jelasnya.

Proses Evakuasi Berlangsung

Pada hari kedua pencarian, proses evakuasi masih terus berlangsung. Sebanyak 70 personel telah dikerahkan untuk membantu pencarian korban. Personel tersebut berasal dari berbagai unsur termasuk BPBD, Basarnas, polisi, Damkar, Tagana, serta masyarakat sekitar. Tim pencarian bekerja keras untuk menemukan korban yang hilang di kedalaman sungai.

FAQ: Informasi Penting tentang Insiden

Apa penyebab utama korban jatuh ke sungai? Kemiringan turunan yang cukup curam menjadi penyebab utama korban tergelincir dan jatuh ke Sungai Cisadane.

Berapa jarak permukaan jembatan ke dasar sungai? Berdasarkan perkiraan, jarak antara permukaan jembatan hingga dasar sungai berkisar antara 25 hingga 30 meter.

Siapa saja yang terlibat dalam proses evakuasi? Sebanyak 70 personel dari BPBD, Basarnas, polisi, Damkar, Tagana, dan masyarakat sekitar terlibat dalam pencarian korban.

Di mana lokasi jembatan tersebut? Jembatan ini terletak di kawasan Cipaku, Bogor Selatan, Jawa Barat, dan berfungsi sebagai penghubung antara Kelurahan Cipaku dengan Pamoyanan.

Related Reading