Wahanaberita
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

JakLingko Kecelakaan, Kenneth DPRD DKI Desak Optimalisasi Akademi Transjakarta

Published Agustus 8, 2026 · Updated Agustus 8, 2026 · By Betty Taylor - wahanaberita.com

Foto : Betty Taylor - wahanaberita.com

Kenneth DPRD DKI Desak Optimalisasi Akademi Transjakarta

Wahanaberita.com – Insiden kecelakaan yang melibatkan pengemudi JakLingko dengan seorang warga lanjut usia di Tomang, Jakarta Barat, menjadi perhatian serius bagi Hardiyanto Kenneth. Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan ini langsung menindaklanjuti peristiwa tersebut dengan menyerukan optimalisasi Akademi Transjakarta sebagai solusi jangka panjang. Langkah ini dinilai krusial untuk mencegah terulangnya kasus serupa di masa depan.

Kenneth menegaskan bahwa penindakan terhadap pelaku kecelakaan hanyalah langkah awal. Yang lebih penting adalah evaluasi menyeluruh terhadap sistem perekrutan, pelatihan, dan pengawasan pramudi angkutan umum. Ia menekankan bahwa Dinas Perhubungan DKI Jakarta dan PT Transjakarta harus bekerja sama secara intensif untuk memperbaiki standar keselamatan transportasi publik di ibu kota.

Kasus kecelakaan yang melibatkan sopir JakLingko hingga menyebabkan seorang warga lanjut usia menjadi korban, harus menjadi evaluasi serius bagi seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan transportasi umum di Jakarta. Keselamatan penumpang maupun masyarakat pengguna jalan tidak boleh dikompromikan dengan alasan apa pun.

Peringatan keras tersebut disampaikan Kenneth pada Jumat, 7 Agustus 2026. Ia menilai proses seleksi pengemudi angkutan umum saat ini masih perlu diperketat. Setiap calon pramudi harus benar-benar memenuhi syarat kompetensi mengemudi, kesehatan fisik dan mental, rekam jejak bersih, serta kemampuan mengendalikan emosi saat bertugas di jalan raya Jakarta yang padat.

Peran Strategis Akademi Transjakarta

Menurut Kenneth, PT Transjakarta memiliki aset strategis berupa Akademi Transjakarta yang belum dimanfaatkan secara maksimal selama ini. Lembaga pendidikan ini seharusnya menjadi ujung tombak dalam mencetak pramudi dan pramusapa yang profesional, berintegritas, dan berstandar tinggi. Saat ini, banyak pengemudi yang hanya melalui pelatihan dasar tanpa pembinaan berkelanjutan.

Jangan sampai Akademi Transjakarta hanya menjadi pelengkap dalam sistem transportasi publik. Akademi ini harus benar-benar difungsikan sebagai pusat pendidikan, pelatihan, pembinaan karakter, hingga evaluasi kompetensi seluruh pramudi dan pramusapa. Mereka adalah wajah pelayanan transportasi publik Jakarta, sehingga kualitasnya harus dijaga secara konsisten.

Kenneth menambahkan bahwa pendidikan pengemudi tidak boleh berhenti setelah seseorang diterima bekerja. Pelatihan berkelanjutan melalui penyegaran, evaluasi berkala, simulasi darurat, dan pembinaan psikologis sangat diperlukan agar pramudi tetap profesional di tengah tekanan tinggi saat bertugas. Profesi pramudi bukan sekadar menyetir kendaraan, tetapi bertanggung jawab atas keselamatan puluhan penumpang setiap hari.

Audit Komprehensif dan Sanksi Tegas

Kenneth meminta PT Transjakarta bersama Dinas Perhubungan DKI Jakarta melakukan audit menyeluruh terhadap standar pendidikan, sertifikasi, serta mekanisme evaluasi bagi seluruh pramudi dan pramusapa. Audit ini mencakup ekosistem transportasi publik Jakarta, termasuk operator JakLingko yang beroperasi di berbagai koridor.

Jangan menunggu ada korban berikutnya baru sistem diperbaiki. Momentum ini harus dijadikan titik balik untuk membangun budaya keselamatan (safety culture) yang kuat di seluruh layanan transportasi publik. Akademi Transjakarta harus menjadi pusat lahirnya SDM transportasi yang profesional, humanis, disiplin, dan mengutamakan keselamatan sebagai nilai utama dalam setiap pelayanan kepada masyarakat.

Alumni PPRA Lemhannas RI Angkatan LXII ini juga menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi modern. Sistem GPS, kamera pengawas di dalam kendaraan, serta pemantauan perilaku berkendara pengemudi menjadi langkah pencegahan yang efektif. Kenneth meminta Dinas Perhubungan DKI Jakarta memperketat pengawasan terhadap seluruh operator yang tergabung dalam layanan JakLingko.

Jika ditemukan adanya pelanggaran terhadap standar operasional, jangan ragu memberikan sanksi tegas sesuai ketentuan yang berlaku. Selain itu, ia mendorong Dinas Perhubungan DKI Jakarta untuk memastikan seluruh operator memiliki standar kompetensi yang sama. Hal ini penting agar tidak terjadi perbedaan kualitas pelayanan maupun aspek keselamatan di lapangan yang dapat merugikan masyarakat.

FAQ: Pertanyaan Seputar Kecelakaan JakLingko

Apa penyebab utama kecelakaan JakLingko yang melibatkan Kenneth? Kecelakaan terjadi karena pengemudi JakLingko menabrak seorang warga lanjut usia di wilayah Tomang, Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Faktor human error dan kurangnya pengawasan menjadi penyebab utama.

Bagaimana peran Akademi Transjakarta dalam mencegah kecelakaan? Akademi Transjakarta berfungsi sebagai pusat pendidikan dan pelatihan pramudi. Dengan optimalisasi, akademi dapat mencetak pengemudi yang lebih profesional dan berstandar tinggi.

Apa langkah konkret yang diusulkan Kenneth? Kenneth mengusulkan audit menyeluruh, optimalisasi Akademi Transjakarta, penguatan sistem seleksi, serta penerapan sanksi tegas bagi operator yang melanggar standar operasional.

Kapan pernyataan Kenneth disampaikan? Pernyataan keras dari Kenneth DPRD DKI ini disampaikan pada Jumat, 7 Agustus 2026, tepat setelah insiden kecelakaan terjadi.

Related Reading