Wahanaberita
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

DPR Dorong Upaya Maksimal Cari 5 Jurnalis Hilang Liput Anak Krakatau

Published September 9, 2026 · Updated September 9, 2026 · By Jennifer Jackson - wahanaberita.com

Foto : Jennifer Jackson - wahanaberita.com

DPR Minta Pencarian Lima Jurnalis di Sekitar Anak Krakatau Dilakukan Maksimal

Wahanaberita.com – Upaya menemukan lima jurnalis yang putus kontak ketika menjalankan peliputan erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda mendapat perhatian dari DPR. Pimpinan parlemen meminta Basarnas bersama seluruh unsur yang terlibat mengerahkan pencarian secara serius agar keberadaan rombongan tersebut segera mendapat kepastian.

Hilangnya kontak ini tidak hanya menimbulkan kekhawatiran bagi rekan-rekan sesama pekerja media, tetapi juga bagi keluarga para jurnalis dan awak kapal yang ikut dalam perjalanan. Kawasan perairan di sekitar Anak Krakatau memiliki tantangan tersendiri, terutama ketika aktivitas vulkanik berlangsung dan kondisi lapangan dapat berubah cepat.

Dasco Sampaikan Keprihatinan

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menyatakan keprihatinannya terhadap lima jurnalis yang belum diketahui keberadaannya. Ia mengatakan DPR terus memantau langkah-langkah pencarian yang dijalankan oleh instansi terkait.

"Yang pertama kami menyatakan prihatin terhadap para teman-teman jurnalis yang pada saat ini belum diketahui keberadaannya, dan kami sudah mendorong kepada instansi terkait dan juga memonitor upaya-upaya yang dilakukan secara maksimal agar kejelasan dari teman-teman tersebut dapat segera diketahui," kata Dasco di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (9/9/2026).

Dasco berharap operasi yang sedang berlangsung dapat menghasilkan kabar baik. Ia juga mengajak semua pihak mendoakan keselamatan para jurnalis serta awak kapal yang turut berada dalam rombongan.

"Dan kita doakan semoga upaya yang terbaik juga bisa dapatkan hasil yang terbaik," sambungnya.

Dukungan dari lembaga negara tersebut menjadi penegasan bahwa pencarian perlu tetap diprioritaskan. Dalam situasi seperti ini, koordinasi antara tim penyelamat, pihak maritim, serta unsur terkait menjadi penting untuk memperluas penyisiran dan mempercepat penanganan informasi yang masuk dari lapangan.

Keselamatan Peliput Harus Menjadi Prioritas

Wakil Ketua DPR Saan Mustopa juga menyoroti pentingnya kesiapan keselamatan bagi jurnalis yang bertugas di area terdampak bencana. Peliputan di lokasi bencana memang diperlukan agar masyarakat memperoleh informasi, namun risiko bagi petugas lapangan tidak boleh diabaikan.

"Ya penting ya untuk apa, menaati berbagai risiko nanti ketika melakukan peliputan, khususnya di daerah-daerah yang memang terkena bencana. Apalagi daerah-daerah yang terkena bencananya itu menimbulkan resiko, bagi tidak hanya masyarakat, tapi juga bagi para peliput," kata Saan.

Ia menekankan bahwa keselamatan perlu menjadi bagian dari persiapan utama sebelum peliputan dilakukan. Daerah bencana dapat menghadirkan risiko bagi warga, petugas, maupun peliput, sehingga kewaspadaan terhadap kondisi alam dan arahan otoritas di lokasi menjadi hal yang tidak dapat dipisahkan dari tugas jurnalistik.

Saan menyatakan DPR akan terus meminta pihak-pihak yang berwenang untuk melanjutkan pencarian terhadap lima jurnalis tersebut. Kepastian mengenai keberadaan mereka dinilai sangat penting, terutama bagi keluarga yang menunggu kabar.

"DPR akan mendorong kepada seluruh pihak, terutama pihak-pihak terkait dalam hal ini Basarnas maupun yang lain, untuk secara sungguh-sungguh dan terus-menerus untuk mencari keberadaan kelima jurnalis tersebut. Karena penting, kita untuk tahu tentang kepastian keberadaan mereka itu, kan gitu," ungkap Saan.

Politikus NasDem itu menilai pencarian bukan hanya menyangkut para korban yang hilang kontak, melainkan juga menyentuh kepentingan keluarga dan perhatian publik. Ia kembali meminta agar upaya pencarian dilakukan tanpa mengendur.

"Kita ingin bahwa mereka segera untuk bisa ditemukan keberadaannya ada di mana, karena ini menyangkut bukan hanya yang bersangkutan, tapi juga keluarga dan juga apa, kita semua. Jadi sekali lagi, DPR terus akan berupaya mendorong seluruh pihak terkait untuk secara sungguh-sungguh dan maksimal untuk mencari keberadaan mereka," tuturnya.

Lima Kapal Sisir Perairan Selat Sunda

Tim SAR gabungan masih meneruskan pencarian di perairan Selat Sunda. Fokus operasi mencakup kawasan pulau-pulau di sekitar Gunung Anak Krakatau, termasuk lintasan yang diduga berkaitan dengan perjalanan rombongan tersebut.

Pada hari pertama pencarian, tim telah melakukan penyisiran di sejumlah perairan hingga area Pulau Krakatau dan Pulau Panjang. Sampai Rabu, 9 September 2026, belum ditemukan petunjuk mengenai rombongan maupun speedboat yang mereka gunakan.

"Pada pencarian hari pertama, tim SAR telah menyisir sejumlah perairan hingga sekitar Pulau Krakatau dan Pulau Panjang. Namun, belum ditemukan tanda-tanda keberadaan rombongan maupun speedboat yang digunakan," kata Kasi Operasi dan Siaga Basarnas Banten, Rizky Dwianto, Rabu (9/9/2026).

Dalam operasi lanjutan, lima kapal dikerahkan untuk menjangkau area pencarian sekitar 271 nautical mile atau NM. Luasnya wilayah penyisiran menunjukkan besarnya tantangan yang dihadapi tim di laut, sekaligus pentingnya informasi akurat mengenai rute, kondisi perairan, dan kemungkinan titik terakhir rombongan dapat terhubung.

Identitas Jurnalis dan Awak Kapal

Lima jurnalis yang hilang kontak adalah M. Bagus Khoirunnas dari ANTARA, Ari Basuki dari Merdeka.com, Yudistiro Pranoto dari iNews, Firman Daus dari Anadolu Agency, serta Donal Husni yang bekerja sebagai freelance. Mereka menjalankan peliputan terkait erupsi Gunung Anak Krakatau.

Selain lima jurnalis tersebut, terdapat tiga awak kapal dalam perjalanan itu. Warta bertugas sebagai kapten, Sukarman sebagai ABK, dan Heriyanto sebagai guide. Pencarian terhadap seluruh anggota rombongan terus menjadi perhatian utama tim SAR gabungan.

Peristiwa ini kembali mengingatkan bahwa peliputan bencana membutuhkan kesiapan matang, komunikasi yang terjaga, serta penilaian risiko yang terus diperbarui. Sementara operasi di Selat Sunda berlanjut, harapan terbesar tertuju pada ditemukannya seluruh jurnalis dan awak kapal dalam keadaan selamat.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is DPR Dorong Upaya Maksimal Cari 5 Jurnalis?

DPR Dorong Upaya Maksimal Cari 5 Jurnalis is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does DPR Dorong Upaya Maksimal Cari 5 Jurnalis matter?

DPR Dorong Upaya Maksimal Cari 5 Jurnalis matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.