Cerita dan Asa Warga soal Jalan Kramat Jati Licin Sering Picu Kecelakaan
Wahanaberita.com – Jalanan di kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur, menjadi sorotan karena diduga menjadi pemicu kecelakaan maut remaja berinisial HH, siswa MAN 6 Jaktim, akibat tertabrak truk setelah terjatuh imbas jalan licin. Warga bernama Aji (41) membenarkan kondisi jalan licin sering menyebabkan kecelakaan di jalan tersebut.
" Emang sering ada yang jatuh di sini, apalagi kalo ada pasar tumpah," kata Aji saat ditemui di sekitar Jalan Raya Bogor dekat Pasar Kramat Jati, Rabu (19/8/2026).
Aji menyebutkan dia beberapa kali melihat kecelakaan terjadi di jalan tersebut. Menurut dia, kecelakaan lalu lintas terjadi hampir setiap minggu.
"Pernah (lihat) beberapa kali ya. Kayaknya hampir tiap minggu pasti ada aja yang jatuh," ucapnya.
Dia menjelaskan, pedagang yang berjualan di pinggir Jalan Kramat Jati biasa berjualan pada dini hari. Aji menyebut dagangan yang berdagang saat itu meluber hingga memakan badan jalan.
"Dari tengah malam sampai pagi pokoknya. Sampe ke pinggir-pinggir jalannya. Ke bawah trotoarnya sedikit," ujarnya.
Aji mengatakan adanya pedagang makanan yang menggunakan es, seperti pedagang ikan, menyebabkan jalanan basah. Menurut dia, adanya pedagang itu juga membuat kemacetan terjadi di pagi hari.
"Iya (jadi licin), apalagi kan banyak yang dagang makanan kan, kayak ikan, ayam, apa pokoknya yang pake es itu. Nah dari situ biasanya airnya netes sampe jalannya basah. Bener, bikin macet juga kalau pagi," katanya.
Dia berharap para pedagang bisa tertib dalam berjualan. Aji merasa kasihan ketika mendengar adanya korban kecelakaan meninggal diduga disebabkan oleh jalanan licin.
"Ya harapannya bisa terus tertiblah, jalan jadi nggak licin lagi. Apalagi kan ada yang sampe meninggal kemarin. Kasihan jadinya," imbuhnya.
Hal senada diungkap warga bernama Yanto (44). Dia menyebutkan kondisi jalan yang licin bisa terjadi hingga siang hari.
"Itu kan kayak pedagang ikan pada pakai es buat ngawetin. Ya di situ kali jalannya jadi licin. Kayaknya (kondisi jalan licin) ampe siang bisa itu," kata Yanto ditemui di sekitar Pasar Kramat Jati.
Dia berharap kecelakaan tak lagi terjadi di sekitar Pasar Kramat Jati. Yanto juga berharap pedagang yang berjualan di pinggir jalan diberi tempat berjualan yang layak jika direlokasi.
"Sama buat pedagang mungkin bisa tetap tertib ya kalo dari Pemkot udah mantau mah. Ya gimana dah caranya pedagang bisa tetap dagang tapi lebih tertib. Kita kan sama-sama cari duit juga, gitu kan. Kasihan kalau misal yang biasa dagang di sini cuma ditertibin, tapi nggak dikasih tempat barunya mah," ucapnya.
Diketahui, Pemkot Jaktim akan menertibkan para pedagang di pinggir jalan. Wali Kota Jaktim, Munjirin, mengatakan ada langkah jangka pendek dan jangka panjang yang akan dilakukan. Para pedagang dilarang berdagang hingga menggunakan badan jalan.
"Untuk penanganan darurat mulai kemarin malam sudah dikerahkan Satpol PP, Dishub, PPSU, dan aparat kecamatan dan kelurahan untuk mendorong jualannya agar jangan memakai badan jalan," kata Munjirin saat dimintai konfirmasi, Rabu (19/8/2026).
Permukaan jalan di depan Pasar Kramat Jati diduga menjadi licin karena terkena siraman pedagang ikan. Mereka akan diwajibkan menampung air siraman agar tak membasahi permukaan jalan.
"Dan khusus untuk pedagang ikan untuk jangan menyiram ikan dengan air yang dibiarkan mengalir ke jalanan, tetapi air siraman wajib untuk ditampung dengan ember atau plastik," ujarnya.
Untuk rencana jangka panjang, Pemkot Jaktim akan rapat dengan pihak PD Pasar Jaya pada Jumat (21/8) lusa. Rapat akan membahas rencana memasukkan pedagang di pinggir Jalan Raya Bogor ke area Pasar Kramat Jati.
Kronologi Kecelakaan Maut Pelajar
Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Ojo Ruslani, mengatakan kecelakaan terjadi pada Senin (17/8), pukul 06.00 WIB, saat korban hendak mengikuti upacara hari kemerdekaan RI ke-81.
"Sepertinya begitu (korban hendak upacara HUT ke-81 RI) karena memakai seragam sekolah," kata Ojo, Senin (17/8).
Peristiwa kecelakaan terjadi saat HH yang mengendarai motor Honda BeAt bernopol B-3122-SDL melaju dari arah utara ke selatan di Jalan Raya Bogor. Sesampai di depan Rumah Makan Kuring, Pasar Induk Kramat Jati, kemudian mengalami kecelakaan lalu lintas.
Korban terjatuh dari motor diduga akibat jalan licin dan di saat bersamaan datang melintas dump truck dan menabrak korban hingga tewas.
"Di waktu yang bersamaan melintas kendaraan dump truck Dinas Kebersihan nopol B-9728-TOQ yang dikendarai AS, dan (korban) tergilas hingga meninggal dunia di TKP," lanjutnya.
Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Kecelakaan tersebut juga mengakibatkan motor yang dikendarai korban ringsek.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Cerita dan Asa Warga soal Jalan?Cerita dan Asa Warga soal Jalan is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Cerita dan Asa Warga soal Jalan matter?Cerita dan Asa Warga soal Jalan matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.