Bahaya Tidur Setelah Sahur Menurut Pandangan Medis: Peringatan tentang GERD dan Sleep Apnea

Wahana Berita – Terdapat anggapan bahwa tidur setelah sahur dapat berpotensi menyebabkan GERD atau penyakit asam lambung. Dokter spesialis kesehatan tidur, Andres Prasadja, menjelaskan bahwa anggapan ini tidak sepenuhnya salah. Ia mengungkapkan bahwa henti napas saat tidur, yang merupakan ciri Sleep Apnea, dapat disebabkan oleh saluran napas yang tersumbat, bukan karena kehilangan gerakan napas.

Sleep Apnea merupakan gangguan tidur yang berbahaya karena dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan seperti hipertensi, penyakit jantung, risiko stroke, penurunan daya tahan tubuh, depresi, hingga masalah disfungsi ereksi pada pria. Mendengkur dan kantuk berlebihan adalah gejala Sleep Apnea.

Dokter spesialis penyakit dalam, Elisabeth Sipayung, menyarankan untuk tidak tidur langsung setelah sahur karena dapat menyebabkan naiknya asam lambung. Makanan yang dikonsumsi dapat kembali naik dan mengiritasi kerongkongan, menyebabkan sensasi seperti tercekik pada penderita asam lambung. Jika kondisi asam lambung memburuk, seseorang harus membatalkan puasanya untuk menghindari masalah yang lebih serius.

Disarankan untuk memanfaatkan waktu setelah sahur untuk melakukan kegiatan yang bermanfaat seperti bersiap-siap menuju tempat kerja atau sekolah, merapikan rumah, atau melakukan aktivitas ringan lainnya yang dapat membantu meminimalisasi naiknya asam lambung. Penting juga untuk memperhatikan cara pengolahan makanan saat berbuka, dengan menghindari makanan yang digoreng dan lebih memilih makanan yang direbus, dikukus, atau dibakar.

Dokter spesialis penyakit dalam lainnya, Dedy Sudrajat, menyatakan bahwa tidur setelah sahur dapat meningkatkan tekanan dalam lambung, terutama berisiko bagi penderita maag dan GERD. Disarankan untuk menunggu 1-2 jam setelah makan sebelum tidur, atau tidur dengan posisi setengah duduk untuk mengurangi kemungkinan refluks asam lambung.

Dalam pandangan Islam, tidur setelah sahur dianggap berbahaya karena dapat menyebabkan penyakit pada perut. Oleh karena itu, disarankan untuk tidak tidur langsung setelah sahur, sesuai dengan pandangan beberapa dokter dan ulama.

Sumber : liputan6.com