Berita

Makassar BERJASA Raih Penghargaan Nasional, Lindungi 81 Ribu Pekerja Rentan

makassar-berjasa-raih-penghargaan-nasional-lindungi-81-ribu-pekerja-1793149885102

Makassar BERJASA Perkuat Perlindungan bagi Pekerja Rentan

Wahanaberita.com – Pemerintah Kota Makassar kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional melalui program Makassar BERJASA atau Berbagi Jaminan Sosial. Inisiatif tersebut memperoleh penghargaan kategori Inovasi Membangun Negeri dalam ajang yang digelar tvOne, sebagai apresiasi atas upaya perluasan perlindungan ketenagakerjaan bagi masyarakat yang bekerja di sektor rentan.

Program ini telah memberikan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada 81.000 pekerja rentan dan pekerja keagamaan di Kota Makassar. Sasaran utamanya adalah warga dengan pendapatan yang tidak selalu tetap serta mereka yang menggantungkan penghasilan pada aktivitas kerja harian.

Penghargaan diterima Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham yang hadir mewakili Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin. Acara berlangsung di Studio tvOne, The Convergence Indonesia, Rasuna Epicentrum, Jakarta Selatan, pada Senin malam, 26 Oktober 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Aliyah didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar Muhammad Roem serta Pelaksana Tugas Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Makassar Zainal Ibrahim.

Pengakuan atas program yang dirasakan warga

Munafri Arifuddin menyampaikan bahwa penghargaan tersebut menjadi penanda bahwa manfaat Makassar BERJASA telah dirasakan masyarakat. Program ini merupakan bagian dari arah pembangunan yang diusung bersama Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham.

“Alhamdulillah, program Makassar Berjasa yang menjadi bagian dari visi-misi kami dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Ini, terbukti dengan adanya penghargaan yang beberapa kali kita raih, baik di tingkat provinsi maupun nasional,” ujar Munafri, Selasa (27/10/2026).

Bagi pemerintah kota, penghargaan itu bukan sekadar pencapaian seremonial. Pengakuan nasional tersebut diharapkan menjadi dorongan untuk menjaga keberlanjutan program sekaligus memperluas jangkauan perlindungan bagi kelompok pekerja lain yang membutuhkan.

Pekerja sektor informal sering menghadapi kondisi kerja yang berbeda dengan pekerja formal. Penghasilan mereka dapat berubah dari hari ke hari, sementara risiko kecelakaan saat bekerja atau kehilangan pencari nafkah tetap dapat terjadi. Dalam situasi seperti itu, jaminan sosial menjadi salah satu penyangga penting bagi pekerja dan keluarganya.

Menyasar pekerja dengan penghasilan tidak tetap

Makassar BERJASA dirancang untuk menjangkau kelompok masyarakat yang bekerja di luar pola pekerjaan formal. Cakupannya meliputi pedagang kecil, nelayan, buruh harian, pekerja seni, pekerja keagamaan, serta kelompok lain yang menjalankan pekerjaan informal.

Pelaksanaan program dilakukan melalui kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan dan didukung anggaran APBD. Kolaborasi ini memungkinkan peserta memperoleh akses terhadap perlindungan dasar ketenagakerjaan tanpa harus memikul sendiri seluruh beban biaya perlindungan.

Wali Kota Makassar yang akrab disapa Appi menilai program tersebut mencerminkan kehadiran pemerintah dalam kehidupan warga yang mencari nafkah setiap hari. Perlindungan yang diberikan tidak hanya berbicara tentang manfaat ketika risiko terjadi, tetapi juga rasa aman saat warga bekerja untuk keluarganya.

“Kita ingin memastikan masyarakat bisa bekerja dengan aman dan nyaman, sekaligus memberikan perlindungan kepada keluarga apabila terjadi sesuatu terhadap pencari nafkah,” tegasnya.

Peserta Makassar BERJASA memperoleh perlindungan melalui Jaminan Kecelakaan Kerja atau JKK dan Jaminan Kematian atau JKM. Kedua manfaat ini ditujukan untuk membantu keluarga peserta ketika menghadapi musibah yang berkaitan dengan kecelakaan kerja maupun kematian.

Dukungan yang tersedia dapat berupa santunan. Bagi anak peserta yang memenuhi persyaratan BPJS Ketenagakerjaan, program ini juga membuka manfaat beasiswa pendidikan. Aspek tersebut penting karena dampak kehilangan pencari nafkah kerap tidak berhenti pada kebutuhan sehari-hari, melainkan dapat memengaruhi keberlanjutan pendidikan anak dalam keluarga.

Perlindungan hingga masa tidak produktif

Selain JKK dan JKM, Pemerintah Kota Makassar memperluas langkah perlindungan melalui program Jaminan Hari Tua atau JHT. Program ini ditujukan bagi 45.000 pekerja rentan dan pekerja keagamaan.

JHT diposisikan sebagai upaya membangun dukungan ekonomi bagi peserta ketika memasuki usia atau kondisi yang membuat mereka tidak lagi produktif bekerja. Bagi kelompok dengan pendapatan tidak tetap, persiapan menghadapi masa tersebut menjadi kebutuhan yang relevan karena kemampuan mencari penghasilan dapat berubah seiring waktu.

“Program JHT kita harapkan menjadi penyangga ekonomi bagi peserta ketika memasuki masa tidak produktif atau tidak lagi mampu bekerja,” harapnya.

Dengan penyertaan JHT, arah Makassar BERJASA tidak hanya berfokus pada penanganan risiko mendadak. Program ini juga memperhatikan kebutuhan perlindungan jangka lebih panjang bagi pekerja yang selama ini berada di luar sistem kerja formal.

Perlindungan sosial bagi pekerja rentan memiliki arti langsung bagi ketahanan keluarga. Saat pencari nafkah mengalami risiko kerja, keluarga dapat menghadapi tekanan ekonomi dalam waktu singkat. Kehadiran jaminan kecelakaan, jaminan kematian, dan dukungan masa tua diharapkan dapat mengurangi beban tersebut.

Komitmen membangun sistem yang inklusif

Munafri menegaskan bahwa penghargaan atas Makassar BERJASA bukan garis akhir dari program tersebut. Pemerintah Kota Makassar masih memandang perlindungan kelompok rentan sebagai bagian dari komitmen pembangunan yang perlu terus diperkuat.

Pembangunan kota tidak hanya berkaitan dengan infrastruktur atau pertumbuhan aktivitas ekonomi. Perlindungan terhadap warga yang bekerja setiap hari di sektor informal juga menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara lebih merata.

“Kami akan terus berupaya membangun sistem perlindungan sosial yang lebih inklusif, sehingga pekerja dapat menjalankan aktivitasnya dengan lebih tenang dan keluarga mereka memiliki penyangga ketika menghadapi resiko,” tutup Appi.

Ke depan, perluasan perlindungan bagi pekerja rentan akan tetap menjadi perhatian Pemkot Makassar. Melalui Makassar BERJASA, pemerintah kota menempatkan jaminan sosial sebagai dukungan nyata agar masyarakat dapat bekerja dengan rasa aman, sementara keluarga memiliki perlindungan saat menghadapi risiko yang tidak diharapkan.

Frequently Asked Questions

What is Makassar BERJASA Raih Penghargaan Nasional Lindungi 81?

Makassar BERJASA Raih Penghargaan Nasional Lindungi 81 is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Makassar BERJASA Raih Penghargaan Nasional Lindungi 81 matter?

Makassar BERJASA Raih Penghargaan Nasional Lindungi 81 matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *