Area Pencarian Korban KM Virgo Menjangkau Kalteng dan Kalbar
Wahanaberita.com – Operasi pencarian korban KM Virgo Transport 8 terus berlangsung dengan cakupan wilayah yang diperluas hingga Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat. Langkah tersebut diambil setelah tim SAR menemukan sejumlah petunjuk yang menunjukkan kemungkinan korban maupun material dari kapal telah terbawa ke wilayah yang lebih jauh.
Basarnas tetap melanjutkan operasi meskipun penyisiran bawah air telah dikerjakan selama 20 hari. Pencarian kini tidak hanya berfokus pada titik utama kejadian, tetapi juga dikoordinasikan melalui Kantor SAR Banjarmasin, Palangka Raya, dan Pontianak agar upaya penelusuran dapat dilakukan secara bersamaan di beberapa daerah.
“Kesimpulan dapat kami sampaikan bahwa operasi SAR terhadap KM Virgo tetap dilaksanakan. Operasi SAR Nasional akan kita arahkan ke Kantor SAR Banjarmasin, Palangka Raya dan Pontianak,” ujar Kepala Basarnas RI M. Syafii, Minggu (4/10/2026).
Pencarian Dilakukan Secara Simultan
Keterlibatan tiga kantor SAR itu memungkinkan operasi berjalan simultan. Setiap wilayah dapat melakukan pemantauan dan pencarian sesuai cakupan perairan serta temuan yang berkembang di lapangan. Koordinasi antartim menjadi bagian penting karena lokasi penemuan korban dan benda terkait kapal tidak seluruhnya berada di satu area.
Perluasan jangkauan dilakukan setelah beberapa korban ditemukan sampai ke Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Tim juga menemukan perahu karet di wilayah Kalimantan Barat. Temuan tersebut menjadi dasar untuk menyesuaikan pola operasi dan memperlebar titik pencarian ke arah Kalteng maupun Kalbar.
“Operasi ini kita sesuaikan bahkan bisa dikatakan diperluas. Karena adanya temuan korban sampai Kalimantan Tengah bahkan, ditemukan perahu karet ada di wilayah Kalimantan Barat. Korban juga ada yang masuk ke wilayah dari Kalteng ke wilayah Kalbar,” jelas Syafii.
Dalam operasi pencarian dan pertolongan, setiap temuan dapat membantu tim menentukan prioritas penyisiran berikutnya. Keberadaan korban di wilayah yang berbeda serta ditemukannya perahu karet membuat pencarian tidak dapat dibatasi hanya pada lokasi awal. Karena itu, penguatan koordinasi Banjarmasin, Palangka Raya, dan Pontianak diarahkan untuk mendukung proses pencarian yang lebih luas.
Penyisiran Bawah Air Sudah Berlangsung 20 Hari
Tim sebelumnya telah menjalankan pencarian bawah air selama 20 hari. Namun, pada hari ke-19 penyisiran tersebut tidak lagi menemukan korban. Kondisi itu tidak membuat operasi SAR KM Virgo dihentikan, karena masih terdapat kemungkinan korban berada di dalam kapal dan perlu dievakuasi.
“Pada hari ke-19, itu sudah tidak ditemukan lagi korban,” kata Syafii.
Pencarian bawah air merupakan salah satu bagian dari operasi yang dilakukan terhadap KM Virgo. Ketika tidak ada lagi korban yang ditemukan dalam penyisiran tersebut, fokus operasi tetap dijaga melalui penelusuran wilayah yang lebih luas dan penanganan terhadap kemungkinan adanya korban yang belum terjangkau.
Basarnas menegaskan bahwa operasi ini belum ditutup. Keputusan untuk mempertahankan pencarian didasari keyakinan bahwa masih ada korban di dalam kapal. Tujuan utamanya adalah melakukan evakuasi serta menyerahkan para korban kepada keluarga secara layak dan terhormat.
“Operasi ini tidak dihentikan, tidak ditutup. Karena kita menyakini bahwa di dalam kapal masih ada korban-korban yang bisa dievakuasi dan kita serahkan kepada keluarga dalam kondisi terhormat,” imbuhnya.
Harapan bagi Keluarga Korban
Kelanjutan operasi memberikan arti penting bagi keluarga yang masih menunggu kepastian mengenai anggota keluarganya. Dalam situasi pencarian yang berlangsung lama, setiap proses evakuasi dan setiap petunjuk di lapangan memiliki nilai besar untuk membantu pencarian tetap berjalan secara terarah.
Perluasan wilayah ke dua provinsi juga menunjukkan bahwa pencarian korban tidak semata-mata bergantung pada satu titik penyisiran. Temuan di Palangka Raya dan Kalimantan Barat menjadi bagian dari gambaran yang harus ditelusuri oleh tim SAR dalam menentukan langkah lanjutan.
Operasi nasional untuk KM Virgo kini diarahkan melalui tiga kantor SAR di Kalimantan. Banjarmasin, Palangka Raya, dan Pontianak akan menjadi titik koordinasi penting dalam pelaksanaan pencarian yang diperluas. Dengan operasi yang dilakukan secara bersamaan, tim dapat menindaklanjuti temuan yang muncul di masing-masing wilayah.
Basarnas masih berupaya melakukan evakuasi terhadap korban yang diduga berada di dalam kapal. Selama kemungkinan tersebut tetap ada, operasi pencarian KM Virgo Transport 8 akan terus dijalankan dengan penyesuaian sesuai perkembangan kondisi di lapangan.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Pencarian Korban KM Virgo Diperluas ke Kalteng?
Pencarian Korban KM Virgo Diperluas ke Kalteng is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Pencarian Korban KM Virgo Diperluas ke Kalteng matter?
Pencarian Korban KM Virgo Diperluas ke Kalteng matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

