Berita

Polisi Pastikan Mayat di Kali Teratai Bukan dari Rombongan Jurnalis Hilang

kabid-humas-polda-banten-kombes-maruli-ahiles-hutapea-1775497162629_169

Polisi Tegaskan Jenazah di Kali Teratai Tidak Terkait Pencarian Jurnalis Hilang

Wahanaberita.com – Penemuan jenazah yang mengapung di Kali Teratai, Kota Cilegon, Banten, sempat memunculkan perhatian karena berlangsung ketika pencarian rombongan jurnalis yang hilang kontak di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau masih berjalan. Polda Banten kini memastikan bahwa jenazah tersebut tidak memiliki kaitan dengan penumpang maupun rombongan speed boat yang sedang dicari.

Kepastian itu diperoleh setelah proses identifikasi terhadap jenazah berinisial EM dilakukan. Keluarga korban datang untuk memberikan keterangan kepada pihak kepolisian, sehingga identitas jenazah dapat dipastikan. Hasil tersebut sekaligus menepis dugaan bahwa temuan di Kali Teratai berkaitan dengan rombongan yang hilang saat melakukan peliputan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda.

“Yang bersangkutan dipastikan bukan merupakan penumpang maupun bagian dari rombongan speed boat yang mengalami lost contact di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau,” kata Kabid Humas Polda Banten Kombes Maruli Ahiles Hutapea dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (12/9/2026).

Identifikasi Dilakukan Bersama Keterangan Keluarga

Maruli menjelaskan, hasil identifikasi tidak hanya didasarkan pada pemeriksaan jenazah, tetapi juga diperkuat dengan kehadiran keluarga yang memberikan informasi kepada petugas. Dengan demikian, polisi dapat membedakan kasus penemuan jenazah tersebut dari operasi pencarian speed boat yang hingga kini masih berlangsung.

“Jadi hasil identifikasi terhadap jenazah saudara EM merupakan keluarga dari pihak yang datang dan memberikan keterangan kepada kami, sehingga dapat dipastikan bahwa yang bersangkutan bukan bagian dari rombongan speed boat yang masih dalam proses pencarian,” tambahnya.

Klarifikasi ini penting untuk menghindari berkembangnya informasi yang tidak tepat di tengah perhatian publik terhadap pencarian rombongan jurnalis. Polisi meminta masyarakat tidak langsung menghubungkan setiap temuan di wilayah Banten dengan delapan orang yang masih berada dalam proses pencarian.

Dalam situasi pencarian yang sedang berlangsung, informasi yang belum terverifikasi dapat memicu kekhawatiran keluarga maupun masyarakat. Karena itu, kepastian identitas korban menjadi bagian penting sebelum sebuah temuan dikaitkan dengan peristiwa hilang kontak di laut.

Pencarian Speed Boat Tetap Berjalan

Meski jenazah di Kali Teratai telah dipastikan tidak terkait, Polda Banten tetap terlibat dalam pencarian rombongan speed boat. Operasi dilakukan bersama tim SAR gabungan untuk menemukan rombongan lima jurnalis yang hilang kontak saat berada di sekitar Gunung Anak Krakatau.

“Polda Banten bersama tim SAR gabungan masih terus melaksanakan operasi pencarian terhadap rombongan speed boat yang mengalami lost contact,” ucap Maruli.

Pencarian di perairan membutuhkan koordinasi antarlembaga dan ketelitian dalam mengumpulkan informasi. Dalam kasus ini, fokus petugas tetap tertuju pada rombongan speed boat yang belum ditemukan, sementara temuan jenazah di Cilegon telah dipisahkan secara jelas dari proses tersebut.

Pernyataan resmi kepolisian juga memberi penegasan bahwa proses identifikasi dan pencarian merupakan dua penanganan berbeda. Jenazah EM telah dikenali melalui keluarga yang datang memberi keterangan, sedangkan operasi untuk mencari rombongan jurnalis masih berlangsung sebagai upaya tersendiri.

Warga Melaporkan Temuan di Kali Teratai

Jenazah itu mula-mula ditemukan oleh warga di Kali Teratai. Kepolisian menerima informasi mengenai temuan tersebut sekitar pukul 16.30 WIB. Setelah laporan diterima, petugas segera menuju lokasi untuk melakukan penanganan dan evakuasi.

“Iya di Kali Terate. Tadi sekitar jam setengah 5 kami dikabarinya,” kata Kapolsek Kramatwatu, Kompol Bai Ma’mun.

Respons cepat terhadap laporan warga diperlukan agar lokasi dapat ditangani, jenazah dievakuasi, dan proses identifikasi dijalankan dengan benar. Tahapan tersebut juga membantu aparat memastikan apakah suatu temuan berkaitan dengan peristiwa lain yang sedang menjadi perhatian, termasuk pencarian di kawasan Selat Sunda.

Dalam perkara ini, hasil pemeriksaan kemudian memberikan jawaban yang tegas: jenazah yang ditemukan di Kali Teratai bukan anggota rombongan speed boat yang hilang kontak. Polisi meminta publik untuk menunggu informasi resmi terkait perkembangan pencarian dan tidak menyebarkan dugaan yang belum dipastikan.

Bagi keluarga serta pihak yang mengikuti proses pencarian, kepastian identitas jenazah tersebut memang menjadi informasi penting. Namun, operasi pencarian rombongan jurnalis belum berhenti. Polda Banten dan tim SAR gabungan masih melanjutkan upaya pencarian terhadap rombongan speed boat di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau.

Frequently Asked Questions

What is Polisi Pastikan Mayat di Kali Teratai?

Polisi Pastikan Mayat di Kali Teratai is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Polisi Pastikan Mayat di Kali Teratai matter?

Polisi Pastikan Mayat di Kali Teratai matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *