Berita

Penggerebekan Narkoba Dekat Rel, KRL Priok Sempat Terhambat

Perjalanan kereta api Commuter Line di kawasan Tanjung Priok sempat terganggu karena adanya operasi penangkapan bandar narkoba yang berlangsung di dekat jalur

Desk Berita
Published Agustus 13, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments
Foto : Mark Williams - wahanaberita.com
Table of Contents
  1. KRL Tanjung Priok Tunda Perjalanan Akibat Penggerebekan Narkoba di Dekat Rel
  2. Related Reading

KRL Tanjung Priok Tunda Perjalanan Akibat Penggerebekan Narkoba di Dekat Rel

Wahanaberita.com – Perjalanan kereta api Commuter Line di kawasan Tanjung Priok sempat terganggu karena adanya operasi penangkapan bandar narkoba yang berlangsung di dekat jalur rel. Hambatan ini terjadi pada pagi hari, namun layanan kini telah kembali berjalan seperti biasa. Operasi besar-besaran ini melibatkan petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama aparat Kepolisian dalam upaya memberantas peredaran narkotika di wilayah Jakarta Utara.

Menurut keterangan resmi, gangguan tersebut dipicu oleh kerumunan warga yang menghalangi akses kereta menuju Stasiun Tanjung Priok. Manajer Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan, menjelaskan bahwa situasi ini terjadi sekitar pukul 06.20 WIB. Kerumunan tersebut terbentuk akibat adanya operasi penangkapan yang sedang berlangsung di sekitar area Kampung Bahari.

“Pukul 07.01 WIB, Petugas terkait sudah mengamankan jalur rel dan aman untuk dilintasi perjalanan Commuter Line kembali,” jelas Leza dalam keterangannya kepada wartawan, Kamis (13/8/2026).

Keterlambatan yang terjadi berdampak pada empat perjalanan Commuter Line Tanjung Priok. Setiap perjalanan tertunda antara 16 hingga 30 menit, sehingga total waktu keterlambatan mencapai 90 menit. Rekaman video yang beredar di platform media sosial menunjukkan antrean penumpang yang memadati area Stasiun Tanjung Priok. Para penumpang tampak sabar menunggu hingga jalur rel benar-benar aman untuk dilintasi.

Operasi Penangkapan Bandar Narkoba di Kampung Bahari

Sebelumnya, petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama aparat Kepolisian melakukan operasi penangkapan terhadap bandar narkoba di Kampung Bahari, Jakarta Utara. Operasi ini berhasil menangkap pemimpin sindikat narkoba beserta sejumlah anggota loyalisnya. Operasi ini merupakan hasil pemantauan intensif yang dilakukan selama beberapa hari sebelumnya.

“MR, bos narkobanya, kita tangkap saat keluar dari sarangnya, ditangkap di sekitar Kampung Bahari juga,” kata Direktur Penindakan dan Pengejaran BNN, Brigjen Roy Hardy Siahaan, saat dihubungi detikcom, Kamis (13/8/2026).

Pemimpin sindikat dengan inisial MR ditangkap pada Kamis pagi setelah petugas melakukan pemantauan intensif. Dalam operasi tersebut, sejumlah barang bukti narkotika berhasil disita. Barang bukti tersebut kemudian diamankan untuk proses lebih lanjut di Kantor BNN Jakarta Utara.

Setelah penangkapan, petugas BNN membawa MR ke dalam Kampung Bahari untuk pengembangan informasi. MR diminta menunjukkan lokasi penyimpanan narkoba. Namun, upaya ini mendapat perlawanan keras dari sejumlah orang yang diduga loyalis MR. Para loyalis tersebut tidak tinggal diam dan berusaha menghalangi petugas.

Para loyalis tersebut menyerang petugas dengan melemparkan batu dan mercon. Meskipun demikian, petugas berhasil menahan serangan dan memukul mundur para penyerang menggunakan tembakan gas air mata. Salah satu anggota polisi dilaporkan mengalami luka akibat perlawanan jaringan narkoba tersebut. Seluruh pelaku dan barang bukti berhasil diamankan dan dibawa ke Kantor BNN Jakarta Utara untuk proses lebih lanjut.

Dampak Terhadap Layanan Kereta Api

Penggerebekan Narkoba Dekat Rel KRL Priok ini memberikan dampak signifikan terhadap jadwal perjalanan kereta api. Para penumpang yang hendak menggunakan Commuter Line harus rela menunggu lebih lama dari biasanya. Kondisi ini juga menyebabkan antrian panjang di stasiun yang merupakan salah satu titik penting di kawasan Jakarta Utara.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai jadwal kereta api dan kondisi terkini, pembaca dapat mengunjungi [halaman resmi KAI Commuter](https://www.kaicommuter.co.id). Selain itu, informasi seputar operasi penangkapan narkoba juga dapat diikuti melalui [berita detikcom terbaru](https://news.detik.com/berita).

FAQ: Pertanyaan Umum Tentang Penggerebekan Narkoba di Priok

Apa yang menyebabkan keterlambatan KRL Tanjung Priok? Keterlambatan disebabkan oleh operasi penangkapan bandar narkoba di dekat rel yang menghalangi akses kereta menuju Stasiun Tanjung Priok.

Berapa lama perjalanan KRL tertunda? Setiap perjalanan tertunda antara 16 hingga 30 menit dengan total keterlambatan mencapai 90 menit untuk empat perjalanan.

Kapan jalur rel dinyatakan aman? Jalur rel dinyatakan aman pada pukul 07.01 WIB, sekitar 41 menit setelah gangguan pertama kali terjadi.

Siapa yang ditangkap dalam operasi tersebut? Pemimpin sindikat narkoba dengan inisial MR beserta sejumlah loyalisnya berhasil ditangkap dalam operasi ini.

Leave a Comment