Berita

DPD Evaluasi Pilihan Lagu di Sidang Bersama 2026

Sebagai lembaga perwakilan daerah yang memiliki peran strategis dalam sistem ketatanegaraan Indonesia, DPD RI terus melakukan penyempurnaan dalam

Desk Berita
Published Agustus 13, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments
Foto : Jennifer Jackson - wahanaberita.com
Table of Contents
  1. DPD Evaluasi Pilihan Lagu di Sidang Bersama 2026: Langkah Korektif untuk Acara yang Lebih Khidmat
  2. Related Reading

DPD Evaluasi Pilihan Lagu di Sidang Bersama 2026: Langkah Korektif untuk Acara yang Lebih Khidmat

Wahanaberita.com – Sebagai lembaga perwakilan daerah yang memiliki peran strategis dalam sistem ketatanegaraan Indonesia, DPD RI terus melakukan penyempurnaan dalam penyelenggaraan berbagai acara resmi. Salah satu upaya terbaru adalah DPD Evaluasi Pilihan Lagu di Sidang Bersama 2026 yang dilakukan setelah adanya respons publik terhadap penggunaan musik dalam rangkaian acara. Mahyu Darma, Kepala Biro Protokol, Humas, dan Media di Sekretariat Jenderal DPD RI, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan tinjauan menyeluruh terhadap permasalahan seputar penggunaan lagu dalam Sidang Tahunan MPR serta Sidang Bersama DPR-DPD.

Menurut Mahyu, koreksi telah dilakukan terhadap jalannya pelaksanaan acara tersebut. Evaluasi ini dilakukan secara berkelanjutan mengingat seluruh kegiatan lembaga tersebut pada akhirnya ditujukan untuk kepentingan rakyat. Dalam pernyataannya di kompleks parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (12/8/2026), ia menegaskan bahwa langkah korektif terus dilakukan untuk memastikan acara berjalan sesuai harapan.

Kami sudah mengevaluasi, mungkin tidak kita lakukan (lagu yang mengundang berjoget) gitu, sebenarnya, bukan ya, memang karena lagunya itu ya yang membawa, katanya di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (12/8/2026).

Tapi kami juga menyadari, dan kita terus-menerus evaluasi, karena semua pun akhirnya adalah ini semua kerja-kerja lembaga untuk rakyat, sambungnya.

Strategi Pemilihan Lagu Nasional dan Daerah

Mengenai pemilihan lagu, Mahyu menjelaskan bahwa lagu nasional maupun lagu daerah tetap akan dihadirkan dalam rangkaian acara. Menurutnya, pilihan tersebut disesuaikan dengan keberagaman yang dimiliki Indonesia sebagai negara kepulauan dengan berbagai budaya lokal. Tidak ada satupun daerah yang tidak diwakili dalam pemilihan lagu tersebut.

Lagu nasional ada, lagu nasional, daerah juga ada, karena, kita kan perpaduan, dan Indonesia ini kan beragam, dan memiliki daerah. Tidak ada satupun, tidak dari daerah, saya rasa begitu, ujarnya.

Posisi Strategis Lagu dalam Susunan Acara

Namun, Mahyu menjelaskan bahwa lagu-lagu tersebut tidak akan diputar pada bagian resmi susunan acara atau rundown. Pemutaran lagu dilakukan pada momen yang berada di luar rangkaian acara resmi. Hal ini bertujuan agar acara tetap khidmat dalam pelaksanaannya.

Tetap kita akomodir, hanya mungkin ritme dan tunenya yang, kita ini-in. Terus posisinya itu di mana? Tidak di saat acara-acara resmi. Maka kita pilih lagu-lagu itu dimainkan di luar daripada rundown-nya, ujarnya.

Ia melanjutkan bahwa lagu diputar saat para peserta, tamu, dan undangan masuk serta saat kepulangan Presiden. Hal ini dilakukan agar acara tetap khidmat dalam pelaksanaannya. Dengan demikian, DPD Evaluasi Pilihan Lagu di Sidang ini menunjukkan komitmen lembaga untuk terus beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat.

Jadi pada saat, kita masukan para peserta, tamu, undangan, kepulangan Bapak Presiden. Tidak di dalam satu tubuh rundown tersebut. Tidak di dalam satu acara. Nah, ini yang kita ini, sehingga, itu evaluasi kami, sehingga acara tersebut khidmat, khidmat terhadap pelaksanaannya semua, lanjut dia.

Jadwal dan Ekspektasi Sidang Bersama 2026

Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD dijadwalkan digelar pada Jumat (14/8/2026). Dalam acara tersebut, Presiden Prabowo Subianto akan menyampaikan pidato kenegaraan yang menjadi momen penting dalam agenda ketatanegaraan Indonesia. Dengan evaluasi yang telah dilakukan, diharapkan acara dapat berjalan lebih lancar dan sesuai dengan ekspektasi seluruh pihak.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Evaluasi Lagu DPD

Apa yang dievaluasi dalam Sidang Bersama 2026? DPD mengevaluasi pemilihan dan penempatan lagu dalam rangkaian acara Sidang Bersama, khususnya lagu yang mengundang berjoget agar acara tetap khidmat.

Kapan Sidang Bersama 2026 digelar? Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD dijadwalkan pada Jumat (14/8/2026) di kompleks parlemen Senayan, Jakarta.

Apakah lagu daerah tetap diputar? Ya, lagu daerah tetap dihadirkan sebagai bentuk representasi keberagaman Indonesia, namun diputar di luar rundown resmi.

Siapa yang menyampaikan evaluasi ini? Mahyu Darma, Kepala Biro Protokol, Humas, dan Media di Sekretariat Jenderal DPD RI, yang menyampaikan evaluasi di kompleks parlemen Senayan.

Leave a Comment