Berita

Periksa Saksi dari Perbankan, Kejagung Usut Transaksi Kasus TPPU Febrie

Kejagung kini tengah melakukan pemeriksaan saksi dari berbagai institusi perbankan sebagai bagian dari penyelidikan terhadap transaksi yang melibatkan Febrie

Desk Berita
Published Agustus 13, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments
Foto : Robert Brown - wahanaberita.com
Table of Contents
  1. Kejagung Memperiksa Saksi Perbankan dalam Penyelidikan Transaksi Febrie Adriansyah
  2. Related Reading

Kejagung Memperiksa Saksi Perbankan dalam Penyelidikan Transaksi Febrie Adriansyah

Wahanaberita.com – Kejagung kini tengah melakukan pemeriksaan saksi dari berbagai institusi perbankan sebagai bagian dari penyelidikan terhadap transaksi yang melibatkan Febrie Adriansyah. Mantan pejabat Jampidsus ini menjadi tersangka dalam perkara Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang sedang ditangani secara intensif oleh tim penyidik Kejaksaan Agung. Proses verifikasi ini bertujuan untuk memastikan keabsahan setiap transaksi yang menjadi bahan penyelidikan.

Anang Supriatna, Kapuspenkum Kejagung RI, memberikan klarifikasi mengenai perkembangan terbaru dalam kasus ini. Ia menyebutkan bahwa pemeriksaan terhadap sejumlah saksi telah dilaksanakan sehari sebelumnya. Fokus utama dari proses ini adalah menggali informasi lebih mendalam mengenai mekanisme transaksi yang menjadi pusat perhatian dalam perkara TPPU tersebut.

Kemarin ada pemeriksaan terkait beberapa saksi, di antaranya dari pihak perbankan dan swasta. Dalam hal ini, dalam rangka mendalami proses tentang beberapa transaksi-transaksi tadi.

Menurut penjelasan Anang, para penyidik tidak hanya memeriksa saksi secara lisan, tetapi juga memverifikasi berbagai bukti transaksi yang telah dikumpulkan selama proses penyelidikan. Ia menegaskan bahwa hingga saat ini, tidak ada tindakan penyitaan yang dilakukan terhadap barang bukti saat memeriksa saksi dari institusi perbankan. Hal ini menunjukkan bahwa proses verifikasi masih dalam tahap pengumpulan informasi awal.

Ya enggak (disita), yang jelas ada beberapa transaksi yang kita perlu klarifikasi oleh tim penyidik kepada pihak bank, itu saja.

Riwayat Lengkap Pemeriksaan Saksi dalam Perkara Febrie

Pada hari Selasa tanggal 11 Agustus, penyidik Tim 9 Kejagung telah memeriksa tiga orang saksi dalam perkara ini. Dua dari ketiga saksi tersebut merupakan perwakilan dari lembaga perbankan yang memiliki keterkaitan langsung dengan transaksi yang sedang diselidiki. Pemeriksaan ini merupakan kelanjutan dari serangkaian panggilan saksi yang telah dilakukan sebelumnya.

Sebelumnya, sebanyak tujuh orang telah dipanggil sebagai saksi dalam perkara yang sama. Salah satu di antaranya adalah pejabat Bank Indonesia yang menggunakan inisial S. Kehadiran saksi-saksi dari berbagai institusi keuangan ini menunjukkan kompleksitas transaksi yang menjadi fokus penyelidikan Kejagung.

Febrie Adriansyah telah ditetapkan sebagai tersangka dalam beberapa perkara berbeda sepanjang proses hukumnya. Awalnya, kasus-kasus ini ditangani oleh Kepolisian Republik Indonesia. Namun, seiring perkembangan dan kompleksitas perkara, Polri menyerahkan penanganan perkara Febrie kepada Kejagung untuk penanganan yang lebih komprehensif.

Dalam perkara ASABRI, Febrie dijerat sebagai tersangka dugaan korupsi dan TPPU. Ia ditetapkan sebagai tersangka bersama seorang pengusaha bernama Don Ritto. Kasus ini melibatkan dugaan penyalahgunaan wewenang dan pencucian uang yang dilakukan melalui berbagai mekanisme keuangan.

Febrie juga menjadi tersangka dalam kasus TPPU yang melibatkan temuan barang bukti berupa emas seberat 74 kilogram serta uang tunai senilai ratusan miliar rupiah. Dalam kasus yang sama, Kejagung menetapkan Nurman Herin sebagai tersangka tambahan. Temuan ini menjadi salah satu bukti kuat yang mendukung proses penyelidikan terhadap transaksi-transaksi mencurigakan.

Selain itu, masih ada proses penyidikan lain yang sedang berjalan terkait Febrie. Penyidikan tersebut menyangkut dugaan korupsi di PT Krakatau Steel serta pengadaan batu bara untuk pembangkit listrik tenaga uap yang menyebabkan gangguan listrik. Berbagai perkara ini menunjukkan bahwa Febrie menjadi fokus penyelidikan dalam beberapa kasus besar yang melibatkan transaksi keuangan bernilai tinggi.

Proses Hukum dan Langkah Selanjutnya

Kejagung terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk memastikan kelancaran proses penyelidikan. Pemeriksaan saksi dari perbankan menjadi salah satu langkah strategis untuk mengumpulkan bukti-bukti yang diperlukan dalam perkara TPPU. Tim penyidik juga terus memverifikasi dokumen-dokumen transaksi yang telah dikumpulkan dari berbagai sumber.

Proses hukum ini diharapkan dapat memberikan kejelasan mengenai seluruh transaksi yang dilakukan oleh Febrie Adriansyah. Dengan adanya pemeriksaan saksi dari berbagai institusi perbankan, Kejagung dapat memastikan bahwa setiap transaksi telah diverifikasi dengan benar sebelum mengambil langkah hukum selanjutnya.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Perkara Febrie

Apa itu TPPU? TPPU atau Tindak Pidana Pencucian Uang adalah kejahatan yang melibatkan proses mengubah uang hasil kejahatan menjadi uang yang tampak legal melalui berbagai transaksi keuangan.

Mengapa Kejagung mengambil alih kasus Febrie? Kejagung mengambil alih kasus Febrie karena kompleksitas perkara dan keterkaitan dengan transaksi keuangan bernilai tinggi yang memerlukan penanganan khusus.

Berapa banyak saksi yang telah diperiksa? Hingga saat ini, telah diperiksa sebanyak sepuluh saksi, termasuk tiga saksi pada tanggal 11 Agustus dan tujuh saksi sebelumnya.

Apakah ada barang bukti yang disita? Saat pemeriksaan saksi dari perbankan, tidak ada tindakan penyitaan. Namun, emas seberat 74 kilogram dan uang tunai senilai ratusan miliar rupiah telah ditemukan sebagai barang bukti.

Apa saja perkara yang melibatkan Febrie? Febrie menjadi tersangka dalam perkara TPPU, korupsi ASABRI, dugaan korupsi di PT Krakatau Steel, dan kasus pengadaan batu bara untuk pembangkit listrik tenaga uap.

Leave a Comment