Warga Pandeglang Teken Petisi Protes Jalan Rusak, Pemprov Banten Janji Perbaiki
Kondisi infrastruktur jalan di Kabupaten Pandeglang kembali menjadi sorotan publik setelah Warga Pandeglang Teken Petisi Protes secara simbolis menggunakan
Table of Contents
Warga Pandeglang Teken Petisi Protes Jalan Rusak, Pemprov Banten Siap Perbaiki
Wahanaberita.com – Kondisi infrastruktur jalan di Kabupaten Pandeglang kembali menjadi sorotan publik setelah Warga Pandeglang Teken Petisi Protes secara simbolis menggunakan darah mereka sendiri. Langkah dramatis ini dilakukan oleh masyarakat Desa Cijaralang, Kecamatan Cimanggu, sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi jalan kabupaten yang telah rusak puluhan tahun tanpa perbaikan berarti. Pemerintah Provinsi Banten merespons cepat dengan memberikan jaminan akan memperbaiki infrastruktur tersebut.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Banten, Arlan Marzan, mengonfirmasi bahwa Gubernur Banten telah melakukan kunjungan langsung ke lokasi untuk meninjau kondisi jalan di Desa Cijaralang. Kunjungan ini merupakan respons nyata atas petisi yang ditandatangani oleh 59 perwakilan dari lima kampung di desa tersebut. Arlan menyatakan bahwa Pemprov Banten berkomitmen untuk memberikan bantuan dalam proses pembangunan jalan yang selama ini menjadi keluhan warga.
“Pak gubernur sudah meninjau langsung, melihat kondisi jalan kabupaten di Desa Cijaralang. Rencana akan dibantu pembangunannya oleh Pemprov,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Banten, Arlan Marzan, usai meninjau jalan di lokasi, Rabu (12/8/2026).
Proses Perbaikan Jalan Akan Bertahap
Menurut Arlan, tahapan pembangunan jalan di Desa Cijaralang akan dilaksanakan secara bertahap. Anggaran perubahan menjadi prioritas awal dalam proses perbaikan, sementara APBD tahun 2027 juga disiapkan sebagai sumber pendanaan tambahan. Penyesuaian anggaran dilakukan berdasarkan kemampuan keuangan provinsi untuk memastikan pembangunan berjalan optimal.
“Mulai perubahan dan APBD 2027 menyesuaikan kemampuan keuangan Pemprov,” ucapnya.
Arlan juga menyampaikan harapan kepada pemerintah kabupaten Pandeglang agar tidak sepenuhnya bergantung pada provinsi dalam mengatasi masalah jalan rusak. Kolaborasi antara kedua tingkat pemerintahan diharapkan dapat memaksimalkan hasil pembangunan yang digagas oleh gubernur. Dengan sinergi yang baik, perbaikan jalan tidak hanya akan menyelesaikan masalah di Desa Cijaralang, tetapi juga menjadi model untuk daerah lain di Banten.
“Semoga Pemkab Pandeglang juga bisa menganggarkan penanganan jalan kabupaten yang lain, sehingga kolaborasi pembangunan yang digagas pak gubernur bisa maksimal,” ujarnya.
Akar Masalah: Petisi Berdarah dari Lima Kampung
Sebelum respons pemerintah, sejumlah Warga Pandeglang Teken Petisi Protes menggunakan darah mereka sendiri sebagai simbol kedaruratan. Tuntutan utama mereka adalah perbaikan jalan yang telah rusak selama puluhan tahun tanpa solusi nyata. Petisi ini ditandatangani oleh 59 orang dari perwakilan kelima kampung di Desa Cijaralang dengan cara mengecap darah ke atas kertas putih yang telah berisi tanda tangan.
“Puluhan tahun belum ada perbaikan, sudah parah,” kata perwakilan warga bernama Sujana, Senin (22/6).
Sujana menjelaskan bahwa langkah menandatangani petisi dengan darah ini dilakukan sebagai bentuk simbol kedaruratan agar pemerintah segera melakukan penanganan serius. Bagi warga, ini bukan sekadar protes biasa, melainkan permohonan yang sungguh-sungguh dari hati yang terluka oleh kondisi jalan yang terus memburuk.
“Simbol kepedihan, titik darah terakhir, permohonan yang betul-betul sungguh-sungguh, simbol darurat,” ujar Sujana.
FAQ: Pertanyaan Umum Tentang Petisi Warga Pandeglang
Kapan petisi warga Pandeglang ditandatangani? Petisi ditandatangani pada Senin (22/6) oleh 59 perwakilan dari lima kampung di Desa Cijaralang.
Siapa yang meninjau langsung lokasi jalan rusak? Gubernur Banten melakukan kunjungan langsung ke Desa Cijaralang untuk memeriksa kondisi jalan kabupaten.
Berapa lama jalan tersebut rusak? Jalan di Desa Cijaralang telah rusak selama puluhan tahun tanpa perbaikan yang berarti.
Apa sumber pendanaan untuk perbaikan jalan? Perbaikan jalan akan menggunakan anggaran perubahan sebagai prioritas awal, serta APBD tahun 2027 sebagai sumber pendanaan tambahan.
Apakah Pemkab Pandeglang juga akan berkontribusi? Ya, Pemprov Banten berharap Pemkab Pandeglang juga dapat menganggarkan penanganan jalan kabupaten lainnya untuk menciptakan kolaborasi pembangunan yang maksimal.
