Berita

Wamenkes Kaget RS Pemasyarakatan Cipinang Buka Layanan untuk Masyarakat Umum

Wakil Menteri Kesehatan Benyamin Paulus Octavianus Octavianus menyampaikan kekecualannya saat meninjau kegiatan bakti kesehatan di RS Umum Pemasyarakatan

Desk Berita
Published Agustus 11, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments
wamenkes-benyamin-paulus-saat-berkunjung-cipinang-jakarta-timur-jaktim-pada-senin-1062026-1786355977544_169
Foto : Jessica Johnson - wahanaberita.com
Table of Contents
  1. Wamenkes Kaget RS Pemasyarakatan Cipinang Buka Layanan untuk Masyarakat Umum
  2. Related Reading

Wamenkes Kaget RS Pemasyarakatan Cipinang Buka Layanan untuk Masyarakat Umum

Wahanaberita.com – Wakil Menteri Kesehatan Benyamin Paulus Octavianus Octavianus menyampaikan kekecualannya saat meninjau kegiatan bakti kesehatan di RS Umum Pemasyarakatan Cipinang, Jakarta Timur, pada Senin (10/6/2026). Dalam kunjungan tersebut, ia menemukan bahwa fasilitas kesehatan milik Direktorat Jenderal Pemasyarakatan ini tidak hanya melayani narapidana dan petugas, tetapi juga membuka pintu lebar-lebar bagi masyarakat umum.

Sebelumnya, Benyamin mengira RS Pemasyarakatan Cipinang merupakan institusi yang eksklusif untuk warga binaan. Namun, keinginannya untuk memahami lebih dalam tentang jangkauan layanan membawa ia berdialog langsung dengan Kepala RSU Pemasyarakatan Jakarta, Ummu Salamah. Pertanyaan spontan yang dilontarkan Wamenkes tersebut menjadi awal dari penemuan menarik ini.

“Oh ini melayani umum juga?” tanya Benyamin saat berkunjung ke Cipinang, Jakarta Timur (Jaktim), pada Senin (10/6/2026).

“Iya, Pak,” jawab Ummu.

Kapasitas dan Fasilitas yang Memadai

Pertanyaan selanjutnya menyoroti kelengkapan sarana medis, khususnya kamar rawat inap. Ummu Salamah menguraikan bahwa rumah sakit ini menyediakan 26 ranjang untuk masyarakat umum dan 60 ranjang tambahan bagi narapidana. Angka ini menunjukkan komitmen institusi dalam melayani kedua kelompok pasien secara seimbang.

“Ada (fasilitas rawat inap), untuk umum dan warga binaan. Untuk umum 26 (ranjang), untuk warga binaan 60 ranjang,” terang Ummu.

Selama sesi wawancara dengan wartawan, Benyamin menyampaikan kesan positifnya mengenai kualitas pelayanan kesehatan di institusi yang berada di bawah pengelolaan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kemenimipas ini. Ia menilai ketersediaan tenaga medis sebagai salah satu keunggulan utama. Dengan 14 dokter spesialis dan 60 dokter umum, rumah sakit ini memiliki kapasitas yang mumpuni untuk menangani berbagai kasus medis.

“Sangat luar biasa, ada 14 dokter spesialis, 60 dokter umum. Jadi kalau hanya untuk memenuhi pelayanan di sini, sangat cukup,” ucap Benyamin.

Prestasi Pelayanan Inklusif

Menurut penjelasan Ummu, sekitar 40 persen pasien yang datang setiap hari merupakan penduduk lokal yang tinggal di sekitar lapas. Angka ini mencerminkan tingkat kepercayaan masyarakat yang tinggi terhadap layanan rumah sakit tersebut. Kehadiran masyarakat umum dalam jumlah signifikan membuktikan bahwa kualitas pelayanan tidak kalah dengan rumah sakit swasta maupun pemerintah lainnya.

“Yang saya kaget bahwa ternyata setiap hari ada masyarakat sekitar sini yang datang ke sini, berobat, cek kesehatan di sini, diobati di sini, antara 40 persen perhari. Buat saya suatu prestasi,” ungkap Benyamin.

“Artinya pelayanan di rumah sakit ini diterima oleh masyarakat sekitar, bukan hanya untuk napi. Artinya pelayanannya pasti bagus. Kalau nggak bagus, orang pasti nggak akan mau ke sini,” lanjutnya.

Bakti Kesehatan Meriahkan HUT RI ke-81

Acara yang berlangsung sejak pagi hari tersebut juga menghadirkan berbagai layanan medis. Kemenimipas menggelar operasi katarak bagi 81 orang, meliputi warga sekitar lapas, narapidana, dan petugas. Selain itu, cek kesehatan gratis (CKG) dilakukan untuk 2.097 warga binaan. Kegiatan ini merupakan bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-81.

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto bersama Wamenkes Benyamin turut meninjau secara langsung jalannya kegiatan sosial ini. Kehadiran kedua pejabat tinggi tersebut menunjukkan pentingnya program bakti kesehatan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, baik yang berada di dalam maupun di luar lingkungan pemasyarakatan.

FAQ: Layanan RS Pemasyarakatan Cipinang

Apakah RS Pemasyarakatan Cipinang melayani masyarakat umum? Ya, RS Pemasyarakatan Cipinang membuka layanan untuk masyarakat umum. Sekitar 40 persen pasien harian merupakan penduduk lokal yang tinggal di sekitar lapas.

Berapa jumlah ranjang yang tersedia untuk masyarakat umum? RS Pemasyarakatan Cipinang menyediakan 26 ranjang untuk masyarakat umum dan 60 ranjang tambahan bagi narapidana.

Bagaimana jumlah tenaga medis di rumah sakit tersebut? RS Pemasyarakatan Cipinang memiliki 14 dokter spesialis dan 60 dokter umum yang siap melayani berbagai kebutuhan medis.

Kapan Wamenkes Benyamin meninjau RS Cipinang? Wamenkes Benyamin Paulus Octavianus Octavianus meninjau RS Pemasyarakatan Cipinang pada Senin, 10 Juni 2026, dalam rangka kegiatan bakti kesehatan.

Apa saja layanan medis yang tersedia? Layanan meliputi rawat inap, operasi katarak, cek kesehatan gratis (CKG), dan berbagai pemeriksaan medis lainnya yang tersedia untuk kedua kelompok pasien.

Leave a Comment