Internasional

Banjir Terparah di India Telan Nyaris 100 Korban Jiwa

Negara bagian Assam kini sedang menghadapi situasi darurat setelah banjir besar melanda wilayah tersebut. Bencana alam ini telah menewaskan 97 orang dan

Desk Internasional
Published Agustus 9, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments
india-weather-flood-1786184849540_169
Foto : Robert Brown - wahanaberita.com
Table of Contents
  1. India Menghadapi Bencana Banjir Terburuk dalam Beberapa Tahun Terakhir
  2. Related Reading

India Menghadapi Bencana Banjir Terburuk dalam Beberapa Tahun Terakhir

Wahanaberita.com – Negara bagian Assam kini sedang menghadapi situasi darurat setelah banjir besar melanda wilayah tersebut. Bencana alam ini telah menewaskan 97 orang dan memengaruhi hampir 170.000 penduduk setempat. Menurut laporan AFP yang diterbitkan Sabtu, 8 Agustus 2026, banyak desa di Assam yang kini tertutup lapisan lumpur tebal. Sungai-sungai yang meluap telah membanjiri rumah-rumah warga serta lahan pertanian di seluruh daerah. Ribuan orang terpaksa meninggalkan tempat tinggal mereka dan mencari tempat pengungsian sementara.

Luas lahan pertanian yang tenggelam mencapai lebih dari 14.000 hektar. Seorang wartawan AFP yang mengunjungi lokasi melaporkan pemandangan memprihatinkan, termasuk rumah-rumah yang airnya setinggi setengah dinding, pepohonan besar yang roboh, serta kendaraan yang terkubur di bawah lumpur. Distrik Sivasagar tercatat sebagai wilayah yang paling parah terdampak. Kondisi ini membuat akses transportasi menjadi sangat terbatas dan menghambat proses evakuasi warga yang masih terjebak.

Kisah Tragis dan Tanggapan Pemerintah

Himanta Biswa Sarma, Ketua Menteri Assam, membagikan sebuah video melalui media sosial pada Jumat, 7 Agustus. Dalam rekaman tersebut terlihat ia sedang memberikan penghiburan kepada orang tua seorang anak laki-laki berusia 13 tahun. Anak tersebut meninggal dunia saat berusaha menyelamatkan anjing peliharaannya dari genangan air banjir.

“Tidak ada orang tua yang harus mengucapkan selamat tinggal kepada anak mereka,” tulis Sarma dalam unggahannya.

Sementara itu, J.P. Nadda, Menteri Kesehatan India, melakukan kunjungan ke wilayah terdampak pada hari Kamis. Ia menyampaikan bahwa tingkat kerusakan yang terjadi sangat masif dan pemulihan akan memerlukan waktu yang cukup lama.

“Desa demi desa telah terendam,” kata Nadda saat berbicara dengan para wartawan.

Faktor Penyebab Banjir Berulang

Assam secara rutin mengalami banjir selama musim hujan yang berlangsung dari Juni hingga September. Fenomena ini disebabkan oleh Sungai Brahmaputra, yaitu sungai terbesar di India, beserta anak-anak sungainya yang sering meluap. Para ahli lingkungan mengidentifikasi beberapa faktor yang memperburuk situasi. Perubahan iklim global, dikombinasikan dengan pembangunan infrastruktur yang kurang terencana, telah meningkatkan frekuensi dan intensitas bencana alam di wilayah tersebut. Selain itu, warga dan pejabat setempat menyalahkan aktivitas penambangan batubara ilegal di negara bagian Nagaland yang berbatasan langsung. Kegiatan penambangan ini dilaporkan telah mengubah kondisi daerah-daerah yang sebelumnya tidak pernah mengalami banjir secara signifikan.

Kelompok advokasi Climate Trends menjelaskan bahwa eskalasi banjir di Assam merupakan hasil interaksi antara pemanasan global, perubahan pola aliran sungai, serta meningkatnya populasi manusia di daerah rawan bencana. Kombinasi ketiga faktor ini membuat banjir menjadi lebih sering terjadi, lebih kompleks, dan berdampak lebih parah dibandingkan sebelumnya. Pemerintah India telah mengerahkan tim SAR dan relawan untuk membantu proses evakuasi dan distribusi bantuan kepada korban. Bantuan logistik termasuk makanan, air bersih, dan obat-obatan mulai didistribusikan ke pusat-pusat pengungsian yang tersebar di seluruh wilayah terdampak.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Banjir di Assam

Berapa jumlah korban jiwa akibat banjir di Assam? Banjir Terparah di India Telan nyaris 100 korban jiwa, tepatnya 97 orang tewas hingga saat ini.

Seberapa luas lahan pertanian yang terdampak? Lebih dari 14.000 hektar lahan pertanian telah tenggelam akibat luapan sungai di Assam.

Kapan banjir ini terjadi? Banjir terjadi pada awal Agustus 2026, dengan laporan resmi diterbitkan pada Sabtu, 8 Agustus 2026.

Apa penyebab utama banjir di Assam? Sungai Brahmaputra yang meluap, perubahan iklim, penambangan batubara ilegal, dan pembangunan infrastruktur yang tidak terencana menjadi faktor utama.

Bagaimana proses evakuasi berjalan? Ribuan warga dievakuasi ke pusat pengungsian sementara, dengan bantuan logistik dan tim SAR terus beroperasi di wilayah terdampak.

Leave a Comment